Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di 28 SMP Negeri di Kota Bekasi masih menumpang ke sekolah lain. Sebabnya, anggaran pembelian komputer sebesar Rp39 miliar belum terserap.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Inayatullah menyampaikan, dari 43 sekolah SMP Negeri baru 15 sekolah yang bisa melakukan ujian di gedung sekolah sendiri. Sisanya, pihak sekolah meminjam perangkat komputer dari gedung sekolah terdekat lainnya.
"Siswanya yang pindah ujian di gedung sekolah yang mereka pinjam, baru 15 sekolah yang ujian di gedung sendiri," ungkap Inay, Senin (23/4).
Inay menyampaikan, agar target komputerisasi dapat terealisasi, instansinya akan meminjam ke Sekolah Menegah Atas (SMA) maupun kejuruan baik negeri maupun swasta. Pihak sekolah pun harus mencari komputer tambahan dengan meminjam ke orang tua murid, sebab yang tersedia hanya sekitar 13 persen dari total kebutuhan minimal 120 unit. Sehingga, 15 sekolah negeri tidak semua sudah memiliki komputer sendiri.
Menurut Inay, kendala utama UNBK tahun ini adalah ketersediaan komputer. Anggaran pembelian ribuan komputer Rp34 miliar sampai hari ini belum terserap di bagian perlengkapan.
"Terakhir ada masalah spesifikasi, sehingga konsultasi dengan Kementerian," jelas Inay.
Di Kota Bekasi, ada sebanyak 31.706 siswa yang akan menghadapi UN tingkat SMP dan sederajat. Jumlah ini berasal dari 43 sekolah SMP dan MTS negeri dan 272 sekolah SMP dan MTS swasta. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved