Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kiat Urai Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang

Akmal Fauzi
12/4/2018 18:20
Kiat Urai Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang
(MI/PANCA SYURKANI)

BADAN Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyelesaikan kajian dan analisis penanganan kemacetan tol Jakarta-Tangerang. Hasilnya mengerucut pada perlunya diterapkan 3 kebijakan pada satu waktu bersamaan.

Penerapan skema ganjil-genap untuk kendaraan pribadi pada pintu tol Kunciran 2 dan Tangerang 2 arah Jakarta menjadi salah satu paket kebijakan yang akan diberlakukan. Rencananya, kebijakan berlaku setiap hari Senin - Jumat pukul 06.00 09.00 WIB, kecuali hari libur nasional.

"Kebijakan yang diterapkan di Tol Jakarta Tangerang ini mirip dengan yang telah diberlakukan di Tol Jakarta Cikampek ruas Bekasi Jakarta mulai 12 Maret 2018 lalu," kata Kepala BPTJ, Bambang Prihartono dalam keterangan resmi, Kamis (12/4).

Skema ganjil-genap tidak berlaku pada kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia, mobil pimpinan dan pejabat negara asing serta Lembaga Internasional (korps diplomatik) , mobil angkutan umum (plat kuning), mobil dinas pemerintah, ambulance, dan mobil pemadam kebakaran.

Menurut Bambang, hal ini tidak lepas dari miripnya karakteristik kondisi Tol Jakarta Tangerang dengan Tol Jakarta Cikampek. Selain volume demand to capacity ratio (V/C ratio) di beberapa ruas sudah mencapai 1 bahkan lebih, lalu lintas kendaraan berat angkutan barang golongan III, IV dan V juga banyak.

Untuk itu, pihaknya juga menyiapkan dua paket kebijakan lainnya yakni pembatasan kendaraan berat angkutan barang (golongan III, IV, V) di ruas Cikupa Tomang serta pemberlakuan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) mulai ruas Tangerang Kebon Jeruk.

Untuk antisipasi penerapan kebijakan ini BPTJ bekerja sama dengan para operator angkutan bus juga akan menambah armada angkutan umum bus premium (Jakarta Residence Connection), dengan harapan akan semakin banyak pemilik kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.

Adapun titik yang menjadi lokasi angkutan umum Bus Premium diantaranya adalah Perumahan Citra Raya, Alam Sutera, Villa Melati, BSD City, dan Perumahan Banjar Raya.

Kadis Perhubungan Kota Tangerang, Saeful Rohman menjelaskan mengenai pengaturan lalu lintas terhadap kebijakan tersebut. Para pengendara bisa dialihkan ke sejumlah jalur - jalur alternatif.

Jalur alternatif di antaranya Jalan Daan Mogot, Jalan M1 Bandara Soetta, Jalan Hasyim Ashari, dan juga Jalan Cokroamito arah Ciledug. Hal ini diperuntukan agar mengurangi beban kemacetan saat prosesi uji coba ganjil genap di Tol Tangerang.

"Di Tangerang itu ada sejumlah Tol. Tapi hanya dua saja yang diberlakukan kebijakan ini. Nantinya pengendara juga bisa melewati di beberapa Tol yang belum diterapkan. Mulai dari Tol Green Lake, Karawaci, Tangerang 1, dan Bitung," kata Saeful.

Penerapan ganjil genap sebelumnya diberlakukan di Tol Jakarta Cikampek. Dalam penerapan awalnya, imbas dari kebijakan itu berimbas kepadatan ruas jalan dalam kota.

Pada hari ketiga atau Rabu (14/3) lalu, jalur alteri di dalam kota mengalami peningkatan volume kendaraan hingga sepuluh persen. Akibatnya, sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan.

Peningkatan volume kendaraan terjadi seperti, Kalimalang di Jalan Kyai Haji Noor Ali, Bekasi Barat, dan sejumlah jalan di Kota Bekasi. Kepadatan kendaraan tak hanya di dominasi sepeda motor, tetapi juga roda empat. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya