Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Lima Tahun, Pemprov DKI hanya Bangun 7.000 Unit Rusunawa

Nicky Aulia Widadio
11/4/2018 20:30
Lima Tahun, Pemprov DKI hanya Bangun 7.000 Unit Rusunawa
(MI/Bary Fathahilah)

RENCANA pembangunan jangka menengah daerah (RMJMD) 2017-2022, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan menyediakan 14.564 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa). 

Padahal, 7 ribu unit di antaranya telah dibangun sejak era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan siap dihuni tahun ini. Artinya, hanya 7 ribu unit di antaranya yang akan dibangun dalam lima tahun ke depan.

"7 ribu unit tahun ini sudah jadi," kata Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta, Agustino Darmawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/4).

Sebanyak 7 Ribu unit rusunawa yang dimaksud terdiri dari Rusun Nagrak, Rorotan, KS Tubun, Semper, Rawa Buaya, Pengadegan, Pasar Rebo, Rawa Bebek, hingga Penjaringan. Rusun-rusun itu dibangun menggunakan anggaran tahun jamak (multiyears) tahun 2016/2017 di era gubernur sebelumnya. Namun, Agustino bersikukuh memasukkannya ke dalam target RPJMD.

"Pokoknya RPJMD itu kan saya jadiin semuanya ke sini (RPJMD) nih. Ini kan buatan kita. Dianggapnya di 2018 selesai," tutur Agustino.

Secara menyeluruh, Pemprov DKI menargetkan menyediakan 250 ribu unit rumah untuk memenuhi kekurangan kebutuhan rumah warga DKI Jakarta. 14 ribu di antaranya berupa rusunawa yang dibangun menggunakan APBD, 14 ribu unit berupa rumah susun sederhana mini (rusunami) dengan skema DP 0% yang dibangun BUMD, serta sisanya ditargetkan dibangun oleh pihak swasta. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya