Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Batalkan Rencana Bea Masuk Mobil ke Jakarta

Bayu Anggoro
27/3/2018 20:25
Batalkan Rencana Bea Masuk Mobil ke Jakarta
( FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

RENCANA pemberlakuan bea masuk untuk kendaraan yang hendak memasuki Jakarta dinilai tidak tepat. Pasalnya, hal ini akan mencederai rasa keadilan di sesama warga Tanah Air.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Yod Mintaraga, berharap rencana pemberlakuan tarif tersebut tidak jadi. Menurutnya, hal ini akan bertentangan dengan rasa keadilan sesama warga Indonesia.

"Diskriminasi, tidak adil. Setiap warga negara dijamin haknya untuk mendapatkan pekerjaan. Begitu juga dengan berkendara, kan masih sama-sama Indonesia," kata Yod Mintaraga di Bandung, Selasa (27/3).

Selain itu, menurutnya pemilik kendaraan pun sudah membayar pajak sebagai kompensasi atas keluarnya sarana transportasi terkait. "Bukankan kewajiban pemilik membayar pajak kendaraan sudah dipenuhi? Imbalannya ya penggunaan infrastruktur yang disediakan pemerintah. Ini berlaku nasional, ke mana pun kita bebas selama di Indonesia," katanya.

Tak hanya itu, menurutnya pemberlakuan tarif masuk inipun tidak rasional. "Nanti kalau yang lain mengikuti bagaimana? Orang Jawa Barat bisa berbuat sama," katanya menyontohkan.

Selain itu, menurutnya pemberlakuan bea masuk inipun belum jelas payung hukumnya. Sehingga, jika hanya untuk menekan jumlah kendaraan, menurutnya pemerintah akan lebih baik dengan meningkatkan kualitas transportasi umum.

"Atau tarif parkir yang dibikin mahal. Itu lebih rasional," katanya seraya kembali mempertegas bahwa kewajiban pemerintah untuk menyediakan sarana transportasi yang memadai. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya