Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MINGGU (11/3) pagi tadi, anggota DPR RI Hanafi Rais menyerahkan purwarupa becak bertenaga listrik kepada GUbernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Hanafi menyebut becak listrik yang harga modifikasinya mencapai Rp15 juta itu adalah dapat menempuh jarak 40 kilometer untuk sekali pengecasan. Adapun kecepatan yang maksimalnya ialah 25 kilometer perjam.
"Beban yang dibawa maksimal sebesar 250 kilogram," ungkap Hanafi, Minggu (11/34).
Secara umum, kata Hanafi, bentuk becak listrik tersebut tidak jauh beda dengan becak konvensional. Hanya saja, becak tersebut dibuat ada tempat untuk meletakan aki. "Bisa diisi ulang dalam waktu tiga jam,” imbuh dia.
Becak tersebut, dipamerkan hari ini, Minggu (11/3) di Patung Kuda Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Hanafi, sengaja mengemudikan becak tersebut untuk menunjukan cara kerja becak bertenaga listrik tersebut.
Dari Patung Kuda Ia melanjutkan perjalanan ke Balai Kota Provinsi DKI Jakarta untuk menyerahkan becak tersebut pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. "Ini mau dikasih ke Pak Anies,” kata dia.
Sudah diperkenalkan 4 tahun lalu
Hanafi mengaku telah memperkenalkan becak modifikasi bertenaga liatrik tersebut di Yogyakarta empat tahun lalu. Namun, bentuk becak yang diperkenalkan di sana tidak sesempurna bentuknya saat ini.
"Sudah pernah diperkenalkan dalam bentuk yang berbeda. Lalu kita sempurnakan eksperimentasinya. Ide Pemprov DKI Jakarta menghidupkan becak kembali kami dukung dengan modifikasi ini," ungkapnya
Hanafi berharap, becak modifikasi ini mampu menjadi kendaraan yang ramah lingkungan. Selain itu becak ini mampu ramah pada manusianya sebab tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga untuk mengemudikannya. Apalagi saat ini pengemudi becak sudah masuk usia yang tidak muda lagi.
"Tidak perlu menggenjot, hanya menggunakan gas saja sehingga menghemat tenaga dan bisa untuk ke tempat wisata,” kata Hanafi.
Konsep becak listrik ini, lanjut dia, tidak merubah identitas lokal masing-masing daerah. Namun, pihaknya hanya mengubah becak bentuk asal lebih canggih. Sehingga bila payung hukum soal becak sudah terbentuk, becak listrik bisa menjadi kendaraan alternatif.
Soal regulasi, Hanafi menyerahkan hal tersebut pada Pemprov DKI Jakarta dan anggota legislatif setempat kelanjutannya seperti apa. Namun ide becak listrik ini merupakan dukungan atas langkah yang hendak diambil Pemprov DKI Jakarta.
"Jadi sekali lagi ini (dukungan) pribadi saya dari warga untuk Pemprov DKI Jakarta, semoga bermanfaat dan berkah,” tandas dia. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved