Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Penyalahgunaan Narkoba di Kota Bogor Kronis

Dede Susianti
23/2/2018 19:45
Penyalahgunaan Narkoba di Kota Bogor Kronis
(Ilustrasi---MI)

KEPALA Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bogor Kota Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya menyebut saat ini Kota Bogor dalam kondisi kronis peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Hal itu diungkapkan Ulung dalam ekspos hasil pengungkapan Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota di Mapolresta Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (23/2) siang.

"Di wilayah Kota Bogor sudah kronis penyalahgunaan narkoba. Begitu juga di kalangan pelajar,"ungkapnya.

Dia menyebutkan, hal itu seiring dengan perubahan prilaku pemuda di Kota Bogor saat ini. Di mana tren tawuran pelajar, balap liar meningkat.

Seperti halnya dalam 27 kasus yang diungkapnya dalam kurun waktu satu bulan lebih. Sebanyak 33 orang tersangka dari 27 kasus itu, banyak di antaranya ialah pemuda. Beberapa dari mereka ditangkap saat balap liar atau hendak tawuran.

"Banyak keributan atau tawuran pelajar, balap liar terjadi di Kota Bogor. Ada di antaranya yang menggunakan pil-pil ini," katanya seraya menunjuk ke barang bukti yang digelar di meja.

Dia menyebutkan untuk sabu, peredarannya hanya di kalangan lokal Bogor. Selain digunakan untuk sendiri juga dijual. "Kalau psikotropika kita dapat pada remaja yang sedang kebut- kebutan. Mereka balap liar dalam keadaan mabok pil," katanya.

Sementara itu, dari 27 kasus itu, barang bukti yang disita antara lain sabu sebanyak 44,82 gram, ganja 147,46 gram, gorila 54,11 gram, aprazolam 250 butir, hexymer 9421 butir dan tramadol 6809 butir.

Dan dari 33 tersangka, dua di antaranya berusia 19 tahun. Keduanya yakni MAS yang ditangkap karena mengedarkan tembakau Gorila dan AZ alias AA, ditangkap saat membeli sabu.

Tersangka lainnya, sebagian besar usia 21 tahun dan ada juga yang usianya 55 tahun.(X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya