Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pengembang Dukung Program Hunian DP Nol Rupiah

Micom
19/1/2018 16:35
Pengembang Dukung Program Hunian DP Nol Rupiah
(Ilustrasi--thinkstock)

SEBANYAK 21 pengembang anggota Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung Program DP Nol Rupiah.

Menurut Ketua DPD REI DKI Amran Nukman HD, pengembang yang telah menyatakan siap mendukung program tersebut ialah PT Adhi Persada Property Tbk, PT Agung Podomoro Land Tbk, PT Alam Sutera Realty Tbk, PT Ahimsa Persada Nusantara, Ciputra Group, Eureka Group, Gapura Prima Group, PT HK Realtindo, Intiland Group, dan Jakarta Propertindo.

Berikutnya ialah Lippo Group, PT Metropolitan Land Tbk, MSH Group, PD Pembangunan Sarana Jaya, Perumnas, PT PP Property Tbk, PP Urban, Relife Property, Riyadh Group Indonesia, Sinarmas Group, PT Waskita Karya Realty.

"Ini bukti pengembang REI DKI Jakarta mendukung pemerintah daerah memenuhi kebutuhan hunian yang layak bagi warganya. Kesepakatan ini adalah awal yang baik. Namun harus ditindaklanjuti dengan kesepakatan teknis antara Pemprov DKI Jakarta dan pengembang anggota REI DKI Jakarta yang telah menyatakan mendukung," ungkap Amran seusai penandatanganan kerja sama di Jakarta, Kamis (18/1).

Amran menjelaskan setelah penandatanganan kesepakatan ini akan dibentuk tim kecil yang anggotanya terdiri atas Pemrov DKI Jakarta, DPD REI DKI Jakarta dan pengembang anggota REI DKI. Tim tersebut akan merumuskan rencana kerja dan hal teknis terkait hak dan kewajiban masing-masing pihak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurut Amran, Program Hunian DP Nol Rupiah ini adalah pertama kalinya Pemprov DKI Jakarta ambil inisiatif memimpin pembangunan hunian secara langsung.

"Selama ini Pemprov DKI Jakarta hanya mengatur tata ruang saja sedangkan eksekusinya diserahkan ke pasar. Jadi ini adalah kesempatan bagus untuk Pemprov DKI Jakarta, masyarakat dan juga para pelaku ekonomi," tambahnya.

Di kesempatan sama, Presiden Direktur Eureka Group, Lukman Purnomosidi, yang ikut ambil bagian dalam program itu mengatakan menyambut baik penandatanganan kerja sama ini karena akan berdampak signifikan terhadap perekonomian DKI Jakarta.

Menurut dia, ada kesempatan pasar yang besar karena ada demand sebanyak 300 ribu unit. Jika dirata-rata harga rumah susun Rp360 juta, potensi pasarnya sekitar Rp108 triliun.

"Belum lagi potensi ikutannya untuk hunian menengah dan komersial. Sehingga total kapitalisasi pasar bisa sampai tiga kali lipatnya atau sekitar Rp300 triliun. Katakanlah akan terserap realistis selama 10 tahun maka per tahunnya ada Rp30 triliun," terang Lukman.

Dengan potensi sebesar itu jelas Lukman, laju ekonomi akan sangat signifikan karena sektor konstruksi dan 100 industri ikutannya akan bergulir cepat. "Demikian juga penerimaan pajak dan retribusi akan tumbuh serta tentunya kenaikan penerimaan PAD DKI Jakarta," ujarnya. (RO/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya