Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Anies Libatkan Ahli untuk Restorasi Museum Bahari

Selamat Saragih
17/1/2018 17:55
Anies Libatkan Ahli untuk Restorasi Museum Bahari
(MI/Ramdani)

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan, pihaknya akan melibatkan pakar dan ahli museum untuk membuat kebijakan pasca-terbakarnya Museum Bahari, Jakarta Utara, Selasa (16/1) lalu.

Menurut Anies, peran para ahli museum dianggap sangat dibutuhkan mengingat banyak benda bersejarah yang ikut terbakar dalam insiden tersebut.

"Tadi pagi saya berkomunikasi dengan beberapa pakar museum. Saya sampaikan pada mereka, Pemprov DKI ingin ada pendapat para ahli tentang penanganan pascakebakaran," ujar Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/1).

Gubernur berharap dengan melibatkan para ahli sejarah, pihaknya bisa mengambil kebijakan yang tepat. Rencananya, pekan ini pihaknya akan bertemu dengan para ahli museum tersebut.

"Nanti mereka akan memberikan alternatif yang bisa dijadikan kebijakan dalam program merestorasi museum yang terbakar itu," lanjutnya.

Anies juga menyampaikan pihaknya akan mendata bangunan apa saja yang terbakar sehingga bisa dipastikan berapa lama waktu untuk merestorasi Museum Bahari. "Ini bukan cuma pelajaran untuk museum, tapi juga untuk kita semua," jelasnya.

Anies menyebut, pascakebakaran, Selasa (16/1), kawasan Museum Bahari, Jl Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, akan dijaga petugas gabungan. Tujuannya agar museum itu aman, nyaman dan terpelihara.

"Semoga tidak terulang lagi kasus kebakaran dan kemungkinan pencurian benda-benda bersejarah aset Museum Bahari," kata dia.

Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad, mengatakan penjagaan kawasan Museum Bahari dilakukan sebagai usaha untuk menjaga benda-benda koleksi agar tidak hilang atau dicuri. Pengamanan dilakukan hingga tiga hari ke depan.

Penjagaan akan dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, petugas keamanan internal museum serta TNI/Polri. "Untuk penjagaan hari ini, kami mengerahkan sebanyak 50 petugas gabungan," ujar Husein, Rabu.

Kepala Museum Bahari Husnison Nizar, menyebut pihaknya juga akan menginventarisasi bangunan dan koleksi yang rusak karena kebakaran. "Setelah itulah kita melakukan pembenahan bangunan dan koleksi yang rusak tersebut," jelasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya