Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Saat Inspeksi Gedung BEI tidak Seluruh Bagian Diperiksa

Yanurisa Ananta
15/1/2018 20:15
Saat Inspeksi Gedung BEI tidak Seluruh Bagian Diperiksa
(ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

SERTIFIKAT Laik Fungsi (SLF) Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta Selatan, akan berakhir pada 25 Januari 2018 ini. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) DKI Jakarta sudah melakukan inspeksi kelaikan gedung pada 25 Mei 2017. Namun, pihaknya mengaku tidak seluruh bagian gedung diperiksa.

"Pada saat itu sedang ada aktivitas bursa di sana sehingga tidak seluruhnya diperiksa. Namun, ada penjaminan struktur dari IPTB (izin pelaku teknis bangunan) yang melakukan daily checking dan menjamin bahwa struktur yang ada sudah sesuai dengan peraturan keandalan bangunan," imbuh Kepala DPM-PTSP Edy Junaidi, Senin (15/1).

Sementara itu, Benny Chandra dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta mengatakan proses perpanjangan SLF Gedung BEI sudah diajukan sejak 2015. Yang ada saat ini adalah SLF sementara. SLF sementara diterbitkan karena kewajiban terkait SIPPT (surat izin penunjukan penggunaan tanah) belum dilaksanakan.

"Keberadaan SLF belum berarti bahwa zero kecelakaan, risiko tetap ada. Hanya dengan SLF akan diminimalisasi. SLF sementara karena beberapa kewajiban terkait SIPPT belum dilaksanakan, bukan karena ada permasalahan dalam bangunannya," jelas Benny.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan saat melakukan inspeksi pihak Pemprov DKI mengalami kesulitan untuk mengecek seluruh sudut gedung. Namun, secara umum gedung tidak ada masalah. Dinas Cipta Karya juga sudah merekomendasikan untuk penerbitan perpanjangan SLF.

"Memang tim kita pada saat itu mengalami kesulitan mengakses seluruh wilayah gedung. Itu jadi catatan, ada berita acaranya. Tapi secara umum gedung tidak ada masalah," tandasnya.

Saat ini tim Puslabfor dari Mabes Polri tengah melakukan pemeriksaan. Setelah Puslabfor selesai bertugas, baru dinas pemadan kebakaran DKI akan melanjutkan pembersihan area. Berdasarkan percakapan Anies di Gedung BEI dengan pihak pengelola, pihak pengelola akan melakukan audit konsultan pelaksana konstitusi di Gedung BEI.

"Saya sampaikan supaya dilakukan audit mulai malam ini sehingga kegiatan bursa efek tidak terganggu karena besok di sini akan ada event khusus. Kita tidak ingin wajah Indonesia terganggu dari kejadian ini,” cetusnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya