Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pencairan Bertahap Jadi Penyebab Dana KJP Terlambat

Gana Buana
09/12/2017 14:48
Pencairan Bertahap Jadi Penyebab Dana KJP Terlambat
(MI/Galih Pradipta)

DINAS Pendidikan Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak ada dana pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang macet. Karena itu, warga yang merasa mendapat potongan sampai pencairan macet harus segera melapor.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Sopan Adrianto menyampaikan, hingga saat ini pihaknya belim menerima kabar adanya penerima KJP yang macet atau tidak turun. Saat ini pihaknya tengah melakukan pencairan dana KJP tahap II.

“Pencairan memang berlangsung bertahap, untuk periode Juli - Desember 2017, memang baru dilakukan pada 5 Desember,” ujarnya, Sabtu (9/12).

Sopan menjelaskan, Bank DKI melakukan pencairan secara bertahap dengan alasan, jumlah penerima KJP tahap II banyak. Dari data yang berhasil dihimpun, penerima KJP tahap II 2017 mencapai 778.058 peserta didik.

Dalam proses pengiriman dana KJP, kata Sopan, perlu dilakukan verifikasi terhadap nomor rekening penerima KJP, sehingga tidak terjadi kesalahan di dalam penyaluran dana. Saat ini, penerima KJP sudah bisa mengecek dana KJP yang masuk di buku rekening masing-masing peserta didik. Data tersebut sudah bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan pendidikan yang telah ditetapkan.

“Kami pastikan tidak ada potongan atau pengurangan dana terhadap penerima KJP. Peserta didik penerima KJP akan mendapatkan dana sesuai dengan besaran yang ada di tiap jenjang pendidikan,” tegas dia.

Dalam hal ini, Dinas Pendidikan membuka layanan pengaduan keluhan KJP. Bagi pemegang kartu yang mendapat masalah bisa langsung menghubungi atau mengirim pesan singkat ke nomor 089525767869. Atau datang ke Helpdesk KJP di Kantor Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) di Jalan Jatinegara Timur IV No.55, Rawabunga, Jatinegara.

“Langsung datang ke kantor bisa, karena sudha ada patugas bagian pengaduan, mau SMS atau telpon juga bisa, operator sudah siap membantu,” tukas dia. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya