Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Irjen Iriawan: Aksi Bela Islam Peristiwa Tak Terlupakan

Antara
27/7/2017 09:55
Irjen Iriawan: Aksi Bela Islam Peristiwa Tak Terlupakan
(Aksi Bela Islam III atau Aksi Super Damai 212. -- MI/Galih Pradipta)

MASIH ada kisah yang tersisa dari acara pisah sambut pimpinan di lingkungan Polri yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7).

Mantan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan yang kini menduduki jabatan barunya sebagai Asisten Operasi (Asop) Kapolri mengakui bahwa peristima Aksi Bela Islam "411" dan "212" merupakan pengalaman dan peristiwa yang tidak terlupakan bagi dirinya. "Itu pengalaman yang tak terlupakan," kata Irjen Polisi Mochammad Iriawan saat acara pisah sambut itu.

Iriawan menuturkan selama 10 bulan menjabat Kapolda Metro Jaya dia mendapatkan pelajaran berharga dalam menangani situasi dan kondisi keamanan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Iriawan, Polda Metro Jaya memiliki karakter yang berbeda dibanding polda lain di Indonesia. Itu dia rasakan setelah bertugas di beberapa daerah sebelum memimpin Polda Metro jaya.

Iriawan yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat ini mengatakan bahwa dia mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku jabatan, seperti Gubernur DKI Jakarta dan pimpinan Kodam Jaya, termasuk pejabat utama Polda Metro Jaya saat menghadapi pengamanan kegiatan besar.

Kegiatan besar disebutkan Iriawan seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang digelar dua putaran dengan kondisi tensi tinggi. Bahkan Iriawan berseloroh selama 10 bulan menjabat Kapolda Metro Jaya dirinya sempat mengalami tekanan darah tinggi di atas 140.

Menurut Iriawan, dukungan Pangdam Jaya sangat berarti saat menghadapi pengamanan massa aksi damai hingga putaran dua Pilkada DKI Jakarta. Bahkan Iriawan meminta Pangdam Jaya agar selalu mendampingi dan turun ke lapangan saat menghadapi massa pengunjuk rasa yang jumlahnya ratusan ribu orang.

Tidak itu saja, waktu itu Iriawan dihubungi pimpinan kepolisian Brunei Darussalam Jenderal Jimmy yang menanyakan jumlah massa dan situasi keamanan saat aksi bela Islam yang berjalan damai itu.

"Saya jawab jumlah massa hampir setara seluruh penduduk Brunei turun ke jalanan, namun situasi keamanan terkendali karena Allah SWT," ujarnya.

Kini, posisi Iriawan sebagai Kapolda Metro Jaya digantikan Irjen Polisi Idham Azis yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Mabes Polri.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya