Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Pretty Sebagai Duta Sekaligus Penyuplai Narkoba

Akmal Fauzi
24/7/2017 19:56
Pretty Sebagai Duta Sekaligus Penyuplai Narkoba
(Dok. Metro-Tv)

PENYIDIK Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tengah mendalami kasus yang melibatkan Pretty Asmara usai digerebek saat pesta narkotika, di Hotel Grand Mercure Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Penyidik menyimpulkan, Pretty merupakan pensuplai narkoba saat pesta tersebut.

"Hasil pemeriksaan sebagai penyedia kan beliau negatif narkoba. Tapi dia dengan adanya acara tersebut maka penyedia dengan menghubungi seseorang untuk menyediakan. Makanya di situ ditemukan barang bukti uang," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta

Ihwal rumor Pretty yang disebut-sebut sebagai muncikari, Nico menyampaikan, pihaknya hanya menyelidiki terkait permasalahan narkotika. "Kami tidak menyidik ke sana ya (dugaan muncikari)," katanya.

Di lain sisi, pihaknya menolak keinginan keluarga untuk menangguhkan penahanan perempuan bertubuh subur yang juga menyandang sebagai Duta Antinarkoba itu. Menurut Nico, penyidik masih membutuhkan keterangan dari tersangka terkait kasus peredaran berbagai jenis narkoba.

"Sementara belum dapat kami kabulkan karena masih mengembangkan ke penyuplai bernama AL," kata Nico

Menurut Nico, penyidik sudah menetapkan tujuh artis baru yang juga diamankan petugas bersama Pretty di salah satu hotel di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai pemakai narkoba. Mereka diputuskan menjalani rehabilitasi narkoba di BNN.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik masih mengejar penyuplai narkoba untuk Pretty Asmara bernama Alvin.

"Masih kami cari dengan harapan bisa menyerahkan diri biar nanti bisa mengetahui peristiwa pidananya seperti apa, rangkaiannya seperti apa, barang itu darimana, dan sebagaimana," kata Argo

Argo menjelaskan, keterangan Alvin bisa mengungkap duduk perkara kasus narkoba yang menjerat dua tersangka yaitu Pretty dan Hamdani Vigakusumah alias Dani. Selain itu, kata Argo, pihaknya masih mendalami artis yang pernah memesan narkoba kepada Pretty.

Sebelumnya, polisi melakukan penggerebakan kamar karaoke di sebuah hotel di Jakarta Pusat, Minggu (16/7) dini hari. Saat penangkapan, Alvin yang berada di kamar karaoke berhasil kabur.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan tujuh artis yang kini menjalani rehabilitasi. Polisi menyita barang bukti berupa sabu-sabu 1,12 gram, ekstasi 23 butir dan happy five 38 butir.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya