Rabu 19 Desember 2018, 08:05 WIB

Translokasi, Salah Satu Upaya Penyelamatan KLHK untuk Lutung Jawa

Micom | Media LHK
Translokasi, Salah Satu Upaya Penyelamatan KLHK untuk Lutung Jawa

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

LUTUNG Jawa (Trachypithecus auratus) adalah satwa langka yang dilindungi sesuai Peraturan Pemerintah No 7/1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar. Namun satwa ini masih banyak diburu dan dipelihara secara ilegal. Salah satu upaya penyelamatannya antara lain melalui pemindahan atau translokasi.

Cara itu pula yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) terhadap enam lutung Jawa. Satwa-satwa itu akan ditranslokasi dari Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur, Balai Besar KSDA Jakarta ke Pusat Rehabilitasi Javan Langur Center-The Aspinal Foundation Indonesia Program di Coban Talun, Batu, Malang, Jawa Timur pada Selasa (18/12).

Tujuannya adalah merehabilitasi satwa tersebut agar dapat beradaptasi kembali dengan perilaku alami sebelum dilepaskan kembali ke habitat asli. Sebelumnya, keenam ekor lutung Jawa ini diperoleh dari penyerahan sukarela masyarakat serta temuan dan sitaan dari kegiatan penegakkan hukum kejahatan terhadap satwa.

"Program kami adalah berupaya mengembalikan satwa ke alam. Prosesnya tidak bisa cepat karena harus dihabituasi terlebih dahulu," ujar Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta, Ahmad Munawir.

Translokasi lutung Jawa ini sudah sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku dan juga telah disetujui oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem melalui surat No: S.734/KSDAE/KKH/KSA.2/12/2108 tanggal 6 Desember 2018. Pihak BKSDA Jakarta juga telah menerbitkan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri untuk upaya translokasi tersebut.

KLHK mengimbau masyarakat agar tidak memburu dan memelihara Lutung Jawa secara ilegal agar populasi Lutung Jawa tidak terus menurun. "Apabila masyarakat memiliki satwa ini tanpa ijin maka akan dikenakan sanksi hukum sesuai UU No 5 /1990," pungkas Ahmad. (X-11)

 

Baca Juga

Dok. KLHK

Kendalikan Karhutla, KLHK Terus Bentuk Masyarakat Peduli Api

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 12 April 2019, 20:15 WIB
KLHK menargetkan pembentukan MPA pada 30 desa rawan. Hingga saat ini, telah dibentuk MPA pada 10 desa rawan di Provinsi Kalimantan Tengah...
Dok. KLHK

Menteri LHK-Sekjen ASEAN Bahas Isu Kehutanan dan Lingkungan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 April 2019, 15:22 WIB
Pertemuan membahas isu hijau serta pencemaran lingkungan di Indonesia dengan pokok pembicaraan pembentukan Pusat Koordinasi ASEAN untuk...
Dok Kemen KLHK

Menteri LHK: Akuntabilitas Kunci Utama Good Governance

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 April 2019, 08:45 WIB
"Akuntabilitas adalah sama dengan tanggung gugat. Tanggung gugat artinya kita bisa menjawab ketika ada sesuatu diputuskan seperti itu,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya