Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Memasuki tahun 2026, kesadaran akan ketahanan sipil menjadi tren global yang dipelopori oleh negara-negara maju. Salah satu yang paling menonjol adalah langkah Pemerintah Belanda yang menerbitkan buku panduan bertahan hidup secara masif. Program bertajuk "Denk Vooruit" (Berpikir ke Depan) ini memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya mitigasi krisis 72 jam bagi setiap rumah tangga.
Dalam dunia manajemen darurat, 72 jam atau tiga hari pertama adalah periode transisi kritis. Pada periode ini, layanan darurat pemerintah seperti kepolisian, pemadam kebakaran, dan tim medis biasanya akan memprioritaskan penanganan pada infrastruktur vital dan penyelamatan massal. Dengan memiliki kesiapan mandiri selama 72 jam, warga secara tidak langsung membantu pemerintah untuk fokus pada area yang paling membutuhkan bantuan.
Meskipun Belanda fokus pada risiko kegagalan infrastruktur digital dan energi, prinsip ini sangat relevan bagi Indonesia yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam. Konsep Tas Siaga Bencana (TSB) yang selama ini disosialisasikan oleh BNPB memiliki kesamaan fundamental dengan panduan Belanda tersebut.
| Kategori | Panduan Belanda (Resiliensi Siber) | Konteks Indonesia (Resiliensi Bencana) |
|---|---|---|
| Komunikasi | Radio FM/AM baterai | Radio, Peluit, dan Power Bank |
| Kebutuhan Air | Stok galon tertutup | Stok air & alat penjernih portable |
| Dokumen | Salinan fisik ID | Dokumen dalam plastik kedap air |
Berdasarkan riset, banyak orang melupakan obat-obatan pribadi yang bersifat rutin dan pembuka kaleng manual. Selain itu, daftar kontak penting yang dicatat di kertas seringkali diabaikan karena terlalu bergantung pada memori ponsel.
Gunakan sistem FIFO (First In, First Out). Konsumsi stok makanan darurat Anda sebagai bagian dari makanan harian secara berkala sebelum tanggal kedaluwarsa tiba, lalu ganti dengan stok yang baru.
Langkah Pemerintah Belanda mengingatkan kita bahwa bencana atau krisis tidak memberikan peringatan sebelum datang. Dengan mengadopsi pola pikir "Denk Vooruit", kita tidak hanya menyelamatkan diri sendiri dan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas nasional saat krisis benar-benar terjadi. Mulailah menyusun rencana darurat keluarga Anda hari ini, karena persiapan adalah separuh dari keselamatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved