Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan masuk
15 besar dalam lomba Desa Wisata Nusantara 2023.
Iim Ibrahim, Direktur Utama Badan Usaha Milik Desa Arya Kemuning sebagai pengelola wisata Talaga Biru Cicerem dan Sideland Kaduela, Jumat (24/11), mengungkapkan Desa Kaduela telah masuk 40 besar untuk kategori II yaitu desa maju dan mandiri.
Mereka kemudian terpilih masuk ke dalam 15 besar. Selanjutnya, ialah babak malam apresiasi pemenang lomba Desa Wisata 2023 yang digelar di Desa Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Sedikitnya ada 2.010 desa di seluruh Indonesia yang mengikuti
lomba ini.
Iim berharap hasil terbaik bisa mereka raih. "Sebetulnya bukan hanya raihan prestasi, kami berharap desa kami ke depannya lebih maju
dan berkembang dari sektor pariwisata."
Sejumlah rencana sudah disiapkan untuk kemajuan pariwisata di desa mereka. "Kami akan membuat wisata edukasi. Seperti bagaimana cara menanam padi, membajak sawah dan lainnya," lanjutnya.
Iim berharap siswa dan siswi dapat tertarik berkunjung ke desa mereka. "Berwisata sambil belajar. Sekarang sumber daya manusianya sedang disiapkan."
Pengelolaan BUM-des Arya Kemuning untuk wisata Talaga Biru Cicerem mampu memperoleh pendapatan hingga Rp3 miliar dalam setahun. Dari pengelolaan wisata tersebut sebanyak Rp500 juta lebih disumbangkan ke APBDes dalam setahun.
Dari keuntungan itu pula BUM-des Arya Kemuning mampu membuat wisata lainnya yaitu Sideland Kaduela pada 2022 lalu. Sideland Kaduela
dibuka sebagai lokasi wisata keluarga untuk berenang dan bermain air
yang tidak bisa dilakukan di Talaga Biru Cicerem. Namun kini, Talaga
Biru Cicerem menyediakan sarana menyelam atau diving di lokasi wisata
tersebut. (SG)
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
PENGEMBANGAN desa wisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan promo spektakuler untuk tiket masuk Desa Bakti BCA melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA.
Para pengelola desa wisata ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2025, Selasa (16/12) di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved