Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Korea Selatan, Rabu (15/3), melayangkan panggilan kepada mantan Presiden termakzulkan Park Geun-hye untuk dimintai keterangan. Park, yang resmi diberhentikan Mahkamah Konstitusi pada Jumat (10/3) itu akan diminta menghadap kantor kejaksaan di Seoul pada Selasa (21/3).
Park sebelumnya telah berulang kali menolak dimintai keterangan oleh jaksa di pengadilan tertinggi negara itu. Namun, menyusul diberhentikannya dia dari jabatan presiden, Park secara otomatis telah kehilangan kekebalannya di hadapan hukum. Itulah juga kenapa Jaksa kemudian memanggil dia untuk diperiksa.
Pengacara Park, Rabu (15/3), mengatakan bahwa dia akan siap bekerja sama dengan pengadilan.
Dalam sejarah Korsel, Park ialah pemimpin keempat yang diperiksa kejaksaan dalam kasus korupsi. Dua mantan pemimpin militer pada 1980-an dan awal 1990-an, Chun Doo-hwan dan Roh Tae-woo, bahkan mendapat hukuman penjara karena menerima suap setelah mereka pensiun.
Pascapemakzulan Park, Korsel harus menggelar pemilu presiden dalam tempo 60 hari. Pemimpin partai oposisi, Partai Demokratik Moon Jae-in (bukan Moo Jae-in seperti yang diberitakan Media Indonesia edisi Selasa (14/3)) disebut sebagai kandidat terdepan. (AFP/Ths/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved