Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Pembukaan Kembali Selat Hormuz Jadi Sorotan di Tengah Konflik

Khoerun Nadif Rahmat
24/3/2026 14:28
Pembukaan Kembali Selat Hormuz Jadi Sorotan di Tengah Konflik
Ilustrasi(Anadolu)

SELAT Hormuz kembali menjadi pusat perhatian global seiring rencana pembukaan jalur tersebut, mengingat perannya sebagai salah satu titik paling vital dalam distribusi energi dunia.

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai jalur pelayaran paling krusial bagi perdagangan minyak global. Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintasi perairan sempit ini, menjadikannya titik penentu stabilitas energi internasional.

Penutupan jalur tersebut akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel langsung berdampak pada terganggunya rantai pasok global. Ratusan kapal dilaporkan tertahan di kedua sisi selat, memicu kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak dan ketidakpastian distribusi energi.

Rencana pembukaan kembali Selat Hormuz pun tidak hanya dipandang sebagai langkah deeskalasi konflik, tetapi juga sebagai upaya menstabilkan kembali pasokan energi global yang sempat terguncang.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan jalur tersebut akan segera dibuka dan berada di bawah pengelolaan bersama dengan Iran.

"Itu akan dibuka segera. Akan dikendalikan bersama. Saya dan Ayatollah, siapa pun Ayatollah-nya, siapa pun Ayatollah berikutnya," ujar Trump sebagaimana dikutip dari CNN.

Pembukaan kembali Selat Hormuz diperkirakan akan menjadi faktor kunci dalam meredakan tekanan di pasar energi dunia, meskipun situasi keamanan di kawasan masih menjadi perhatian utama. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya