Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Iran Ancam Balasan Keras ke UEA

Dhika Kusuma Winata
21/3/2026 19:25
Iran Ancam Balasan Keras ke UEA
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi.(Xinhua/Shadati)

KETEGANGAN di kawasan Teluk kembali meningkat setelah militer Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Uni Emirat Arab (UEA) terkait potensi serangan dari wilayah negara tersebut.

Dalam pernyataan resminya, komando militer Iran menegaskan akan melancarkan serangan berat jika ada agresi yang berasal dari wilayah UEA terhadap pulau-pulau yang disengketakan yakni Abu Musa dan Greater Tunb.

“Jika ada agresi lanjutan dari wilayah UEA terhadap pulau-pulau Iran, maka angkatan bersenjata kami akan membalas dengan serangan besar,” demikian pernyataan militer Iran.

Pulau Abu Musa dan Greater Tunb selama ini menjadi sumber sengketa antara kedua negara. Iran menguasai wilayah tersebut, namun UEA juga mengeklaim kedaulatan atasnya. Letaknya yang berada di dekat Selat Hormuz menjadikan kawasan ini sangat strategis secara geopolitik.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi global, dengan sekitar seperlima pasokan minyak dunia biasanya melintas di kawasan tersebut. Namun, lalu lintas maritim kini terganggu akibat konflik regional yang meluas.

Ketegangan meningkat sejak serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari yang kemudian memicu aksi balasan dari Teheran di berbagai titik di Timur Tengah.

Iran menuding negara-negara Teluk memberi akses kepada pasukan AS untuk melancarkan serangan dari wilayah mereka. Tuduhan itu disertai dengan serangan rudal dan drone yang diklaim menyasar kepentingan Amerika di kawasan.

Namun, negara-negara Teluk berulang kali membantah tudingan tersebut. Mereka menegaskan tidak akan mengizinkan wilayah maupun ruang udara mereka digunakan untuk menyerang Iran. (AFP/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik