Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
IBU kota Arab Saudi, Riyadh, diguncang serangan udara yang menyebabkan jatuhnya korban luka dari kalangan warga sipil. Otoritas Pertahanan Sipil setempat mengonfirmasi empat orang warga terluka akibat terkena serpihan rudal balistik yang berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara di langit Riyadh, Rabu (18/3/2026).
Insiden ini terjadi di tengah gelombang serangan proyektil yang diluncurkan dari Iran, yang menyasar sejumlah titik strategis di Semenanjung Arab. Serpihan rudal yang hancur di udara dilaporkan jatuh di area pemukiman padat penduduk, memicu kerusakan material dan melukai warga yang berada di lokasi.
Pertahanan Sipil Arab Saudi segera mengeluarkan peringatan bahaya tingkat tinggi bagi warga di Riyadh dan wilayah Al-Kharj sebelum akhirnya dicabut setelah situasi dinyatakan terkendali.
"Hindari berkumpul atau mendokumentasikan kejadian, menjauhlah dari area berbahaya, dan segera laporkan setiap ancaman yang ditemukan," tegas pernyataan resmi Pertahanan Sipil melalui platform X.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi merinci sedikitnya empat rudal balistik diarahkan ke ibu kota sepanjang hari ini. Meski seluruh rudal berhasil dilumpuhkan oleh sistem pencegat, jatuhnya puing-puing di berbagai penjuru kota tetap menimbulkan risiko bagi keselamatan publik.
Selain rudal balistik, militer Saudi juga mencegat dua unit drone. Salah satunya diketahui menyasar fasilitas gas di Provinsi Timur, namun berhasil dihancurkan sebelum mencapai target.
Serangan ini merupakan bagian dari aksi balasan yang diklaim oleh Iran setelah fasilitas energi mereka, South Pars, diserang. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, sebelumnya telah memperingatkan akan adanya "konsekuensi di luar kendali" yang dapat menyeret seluruh kawasan ke dalam konflik yang lebih luas.
Tidak hanya di Arab Saudi, serangan Iran juga menghantam infrastruktur penting di negara tetangga. Di Qatar, fasilitas gas raksasa Ras Laffan mengalami kebakaran besar setelah dihantam rudal. Sementara di Uni Emirat Arab (UEA), sebuah pangkalan militer yang menampung pasukan asing juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Pemerintah Arab Saudi menyatakan tetap siaga tinggi dan menegaskan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi warga serta kedaulatan wilayahnya dari ancaman eksternal yang terus meningkat.(BBC/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved