Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam jagat alutsista global, rudal Sejjil dikenal sebagai salah satu aset paling mematikan dalam inventaris Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Sebagai rudal balistik jarak menengah (MRBM), Sejjil menandai kemandirian teknologi militer Iran dalam menciptakan sistem senjata yang cepat, lincah, dan memiliki daya hancur tinggi.
Berbeda dengan rudal seri Shahab yang menggunakan bahan bakar cair, Sejjil menggunakan solid propellant (bahan bakar padat). Keunggulan utama teknologi ini adalah:
Sejjil dirancang sebagai rudal dua tahap yang mampu menembus atmosfer sebelum kembali menukik ke target dengan kecepatan sangat tinggi. Berikut adalah detail teknisnya:
| Karakteristik | Detail Spesifikasi |
|---|---|
| Jangkauan Maksimum | 2.000 - 2.500 Kilometer |
| Kecepatan Maksimum | Mach 12 - 14 (Fase Terminal) |
| Berat Hulu Ledak | 500 - 1.000 Kilogram |
| Sistem Pemandu | Inertial Guidance & GPS (Precision Strike) |
Kemampuan Sejjil untuk menjangkau target di seluruh wilayah Timur Tengah dalam waktu kurang dari 10 menit menciptakan efek deteren (penggetar) yang kuat. Rudal ini sering dijuluki sebagai "Dancing Missile" karena kemampuannya bermanuver di udara untuk menghindari sistem pertahanan anti-rudal seperti Arrow 3 atau Patriot. Dengan akurasi yang terus ditingkatkan (CEP di bawah 50 meter pada varian terbaru), Sejjil tetap menjadi pilar utama dalam doktrin pertahanan asimetris Iran.
Apakah rudal Sejjil sulit dicegat?
Ya, kombinasi kecepatan hipersonik saat kembali masuk ke atmosfer dan kemampuan manuver terminal membuatnya menjadi tantangan besar bagi sistem pertahanan udara konvensional.
Apa perbedaan Sejjil-1 dan Sejjil-2?
Sejjil-2 merupakan pengembangan dengan sistem navigasi yang lebih canggih, waktu peluncuran yang lebih singkat, dan kemampuan manuver yang lebih baik dibandingkan versi aslinya.
Bedah tuntas penyebab teknis dan strategis di balik keberhasilan rudal Sejjil menembus sistem pertahanan udara berlapis Israel di Tel Aviv.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved