Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Mengenal Gedung Pentagon AS: Sejarah, Arsitektur, dan Fenomena Pizza Meter

Media Indonesia
03/3/2026 16:50
Mengenal Gedung Pentagon AS: Sejarah, Arsitektur, dan Fenomena Pizza Meter
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin berbicara dalam konferensi pers di Pentagon di Washington, DC, pada 1 Februari 2024.(Andrew Caballero-Reynolds / AFP)

Gedung Pentagon bukan sekadar markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat, melainkan simbol kekuatan militer global yang menyimpan berbagai fakta unik. Terletak di Arlington, Virginia, bangunan berbentuk segi lima ini merupakan salah satu gedung perkantoran terbesar di dunia dengan sistem sirkulasi yang sangat efisien. Namun, di balik dinding betonnya yang kokoh, terdapat fenomena "Pizza Meter" yang sering menjadi sorotan intelijen dunia saat krisis global memuncak.

Sejarah Pembangunan Pentagon: Lahir di Tengah Perang Dunia II

Pembangunan Pentagon dimulai pada 11 September 1941, tepat 60 tahun sebelum serangan teroris 11 September 2001. Di bawah tekanan Perang Dunia II, militer Amerika Serikat membutuhkan ruang kantor terpusat untuk mengoordinasikan operasi perang yang semakin meluas. Arsitek George Bergstrom merancang gedung ini dengan kecepatan luar biasa, di mana seluruh konstruksi selesai hanya dalam waktu 16 bulan pada Januari 1943.

Arsitektur Unik: Mengapa Berbentuk Segi Lima?

Banyak spekulasi mengenai bentuk segi lima Pentagon, namun alasan utamanya bersifat praktis dan geografis. Awalnya, gedung ini direncanakan dibangun di lahan bernama Arlington Farms yang dibatasi oleh lima jalan raya. Meski lokasi akhirnya dipindah ke lahan yang sekarang (Hell's Bottom), desain segi lima tetap dipertahankan karena dianggap paling efisien untuk mobilitas ribuan staf.

Meski memiliki total panjang koridor mencapai 28 kilometer, desain konsentris (lima cincin bangunan yang saling terhubung) memungkinkan seseorang berjalan dari satu titik ke titik terjauh mana pun di dalam gedung hanya dalam waktu sekitar 7 menit. Hal ini menjadikannya salah satu desain arsitektur militer paling cerdas di abad ke-20.

Info Menarik: Pentagon memiliki luas lantai mencapai 6,5 juta kaki persegi, yang secara teknis tiga kali lebih luas daripada Gedung Empire State di New York.

Fenomena Pizza Meter: Indikator Krisis Dunia

Istilah "Pizza Meter" atau Pentagon Pizza Index menjadi fenomena intelijen terbuka (OSINT) yang unik. Fenomena ini pertama kali dipopulerkan oleh Frank Meeks, pemilik waralaba Domino's Pizza di Washington pada era 1990-an. Ia menyadari adanya korelasi antara pesanan pizza dan aktivitas militer rahasia.

Logikanya sederhana: ketika terjadi ketegangan geopolitik atau krisis internasional, staf Pentagon dilarang meninggalkan gedung demi alasan keamanan dan harus bekerja lembur. Akibatnya, pesanan pizza ke Pentagon melonjak drastis pada jam-jam tidak lazim. Pola ini tercatat secara historis terjadi sesaat sebelum:

  • Invasi Grenada (1983)
  • Invasi Panama (1989)
  • Operasi Desert Shield/Perang Teluk (1990)

Di era modern 2026, para pengamat sering memantau fitur aktivitas real-time di Google Maps pada restoran cepat saji di sekitar Pentagon untuk mendeteksi apakah militer AS sedang mempersiapkan langkah besar di kancah internasional.

Struktur Bangunan dan Kapasitas

Pentagon dirancang untuk menampung sekitar 26.000 pegawai, baik sipil maupun militer. Menariknya, gedung ini awalnya dibangun dengan sangat sedikit lift untuk menghemat penggunaan baja selama masa perang. Sebagai gantinya, para pegawai menggunakan ramp (bidang miring) untuk berpindah lantai.

Di tengah-tengah gedung terdapat taman terbuka seluas lima hektar yang dikenal sebagai "Ground Zero". Nama ini muncul selama era Perang Dingin karena diasumsikan taman tersebut akan menjadi target utama rudal nuklir Uni Soviet jika perang pecah. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya