Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Mahakarya Rembrandt yang Hilang Puluhan Tahun Ditemukan Kembali di Amsterdam

Thalatie K Yani
03/3/2026 08:47
Mahakarya Rembrandt yang Hilang Puluhan Tahun Ditemukan Kembali di Amsterdam
Lukisan "Vision of Zacharias in the Temple" karya Rembrandt akhirnya terautentikasi setelah menghilang sejak 1961. (Rijksmuseum)

SEBUAH lukisan karya maestro Belanda, Rembrandt, yang telah lama hilang akhirnya ditemukan kembali dan dikonfirmasi keasliannya oleh para ahli. Lukisan berjudul "Vision of Zacharias in the Temple" yang dibuat tahun 1633 ini sempat tidak diketahui keberadaannya selama puluhan tahun.

Mahakarya ini sebelumnya dikeluarkan dari daftar resmi karya Rembrandt tahun 1960 dan menghilang dari radar publik setelah dijual kepada seorang kolektor pribadi setahun kemudian. Namun, lukisan tersebut muncul kembali ketika pemiliknya menyerahkannya ke Rijksmuseum di Amsterdam untuk menjalani pengujian selama dua tahun.

Kekuatan Visual yang Luar Biasa

Direktur Rijksmuseum, Taco Dibbits, mengaku langsung terpukau saat melihat hasil restorasi lukisan tersebut di studio mereka.

"Ketika saya melihatnya di studio kami saat sedang direstorasi, saya langsung terpukul oleh kekuatan luar biasa yang dimilikinya," ujar Taco Dibbits.

Penemuan ini bermula dari sebuah surel yang dikirimkan oleh pemilik lukisan. Meski museum sering menerima permintaan informasi serupa, kurator Rijksmuseum menyadari bahwa ini adalah temuan spesial. Lukisan ini telah diketahui keberadaannya selama lebih dari 100 tahun, namun belum pernah terlihat secara langsung oleh para ahli modern.

Bukti Autentikasi yang Solid

Setelah melalui serangkaian studi mendalam, museum mengonfirmasi keaslian lukisan tersebut. Analisis material menunjukkan jenis cat yang digunakan sesuai dengan palet Rembrandt pada periode tersebut. Teknik melukis dan susunan lapisannya pun identik dengan karya-karya awal sang maestro.

Selain itu, tanda tangan pada lukisan dipastikan orisinal dan panel kayu yang digunakan berasal dari periode yang tepat.

"Analisis material, kemiripan gaya dan tema, perubahan yang dilakukan oleh Rembrandt, serta kualitas keseluruhan lukisan semuanya mendukung kesimpulan bahwa lukisan ini adalah karya asli," tulis pernyataan resmi galeri.

Sentuhan Inovatif Sang Maestro

Rembrandt berusia 27 tahun saat menciptakan lukisan ini. Karya ini menggambarkan adegan Alkitab ketika imam Zakharia diberitahu oleh Malaikat Jibril bahwa ia dan istrinya akan memiliki putra, Yohanes Pembaptis.

Alih-alih menampilkan sosok malaikat secara visual, Rembrandt secara inovatif hanya menyiratkan kehadirannya, sebuah langkah yang mendobrak tradisi visual pada masa itu. Dibbits menyebut lukisan ini sebagai salah satu karya terbaik dari masa awal karier Rembrandt.

"Kualitasnya sangat tinggi. Terkadang pada potret-potret Rembrandt, Anda merasa dia memproduksi dalam jumlah banyak, tetapi dengan lukisan ini, Anda benar-benar merasa dia mendedikasikan jiwanya ke dalamnya," tambah Dibbits.

Lukisan ini akan mulai dipamerkan untuk umum di Rijksmuseum mulai hari Rabu. Meski nilai pastinya belum diketahui, rekor harga lelang dunia untuk sebuah lukisan Rembrandt pernah mencapai £20 juta pada 2009, sementara pemerintah Inggris pernah melabeli salah satu karyanya dengan harga £35 juta tahun 2015. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya