Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Harga Gas Global Melonjak Hampir 50% Setelah Produksi Qatar Energy Terganggu Akibat Serangan di Timur Tengah

Cahya Mulyana
02/3/2026 20:31
Harga Gas Global Melonjak Hampir 50% Setelah Produksi Qatar Energy Terganggu Akibat Serangan di Timur Tengah
Kapal pengangkut gas LNG(DSLNG)

HARGA gas grosir acuan Belanda dan Inggris melonjak hampir 50 persen, setelah eksportir gas alam cair (LNG) utama Qatar Energy mengatakan telah menghentikan produksi karena serangan di Timur Tengah.

“Gangguan pada aliran LNG akan kembali memicu persaingan antara Asia dan Eropa untuk mendapatkan kargo yang tersedia,” kata Massimo Di Odoardo, wakil presiden riset gas dan LNG di Wood Mackenzie.

Kontrak bulan depan Belanda di pusat TTF, yang dianggap sebagai harga patokan untuk Eropa, naik 14,56 euro menjadi 46,52 euro per megawatt jam (MWh), atau sekitar $15,92/mmBtu, pada pukul 1255 GMT, menurut data ICE.

Harga sudah sekitar 25 persen lebih tinggi di awal hari tetapi terus meningkat setelah penghentian produksi oleh QatarEnergy.

Harga acuan LNG Asia melonjak hampir 39 persen pada Senin (2/3) pagi dengan S&P Global Energy Japan-Korea-Marker (JKM), yang banyak digunakan sebagai patokan LNG Asia, berada di angka $15,068 per juta British thermal units (mmBtu), menurut data Platts.

“Jika pasar LNG/gas mulai memperhitungkan periode panjang kekurangan pasokan LNG Qatar, TTF berpotensi melonjak hingga 80-100 euro/MWh ($28-35/mmBtu),” kata Warren Patterson, kepala strategi komoditas di ING. Kontrak April Inggris naik 40,83 pence menjadi 119,40 pence per therm, menurut data ICE. (Aljazeera/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya