Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel Ricuh, Albanese Bela Tindakan Polisi

Ferdian Ananda Majni
10/2/2026 09:27
Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel Ricuh, Albanese Bela Tindakan Polisi
Pasien Palestina dan pendamping mereka menunggu di luar gedung Bulan Sabit Merah di Khan Younis, Jalur Gaza, sebelum menyeberang melalui perbatasan Rafah untuk mendapatkan perawatan medis, 2 Februari 2026.(ANTARA/Xinhua)

PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan keprihatinannya atas bentrokan yang pecah dalam aksi unjuk rasa menentang kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog di Sydney. Meski menyesalkan kekerasan, Albanese menegaskan langkah kepolisian dalam mengendalikan massa sudah tepat demi menjaga keamanan publik.

"Ini benar-benar adegan yang menurut saya seharusnya tidak terjadi," kata Albanese dikutip AFP, Selasa (10/2).

"Orang-orang seharusnya dapat mengekspresikan pandangan mereka secara damai, tetapi polisi sangat jelas tentang rute yang diperlukan jika orang-orang ingin berunjuk rasa," tambahnya.

Kunjungan Herzog ke Australia yang berlangsung selama empat hari dilakukan dengan pengamanan ketat. 

Agenda tersebut bertujuan memberikan dukungan moral kepada komunitas Yahudi Australia setelah insiden penembakan pada Desember lalu di Pantai Bondi, Sydney, yang menewaskan 15 orang saat perayaan Hanukkah.

Namun, ketegangan pecah pada Senin (9/2) malam di pusat kota Sydney ketika aparat berupaya mencegah massa aksi memasuki zona yang telah ditetapkan sebagai area terlarang. Dalam upaya pembubaran, polisi menyemprotkan semprotan merica ke arah pengunjuk rasa serta sejumlah jurnalis, termasuk reporter AFP.

Perdana Menteri negara bagian New South Wales, Chris Minns, mengatakan aparat keamanan berada dalam situasi yang sangat sulit. Ia menegaskan, di lokasi yang tidak jauh dari aksi tersebut, Herzog tengah menghadiri acara penghormatan bagi para korban penembakan 14 Desember bersama ribuan pelayat. 

Minns menyebut akan menjadi bencana apabila demonstrasi dibiarkan berlangsung di sekitar acara tersebut.

Kepolisian New South Wales mengonfirmasi penangkapan 27 orang dalam insiden itu, termasuk 10 orang yang diduga melakukan penyerangan terhadap petugas. Polisi juga membenarkan penggunaan semprotan merica untuk mengendalikan massa.

Kunjungan Herzog dijadwalkan berlangsung hingga Kamis mendatang. Pada Selasa (10/2), ia akan bertemu dengan keluarga korban serangan Bondi, yang disebut sebagai serangan paling mematikan terhadap warga Yahudi sejak serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.

Sejumlah warga Yahudi Australia menyambut positif kehadiran Herzog.

"Kunjungannya akan mengangkat semangat komunitas yang berduka," kata Alex Ryvchin, salah satu kepala eksekutif Dewan Eksekutif Komunitas Yahudi Australia.

Namun, penolakan juga datang dari sebagian kalangan. Dewan Yahudi Australia yang berpandangan progresif menyatakan Herzog tidak diterima, dengan alasan dugaan keterlibatannya dalam penghancuran Gaza yang masih berlangsung. (Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya