Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Donald Trump: Grammy "Tidak Layak Ditonton", Trevor Noah Pecundang Kelas Berat

Muhammad Ghifari A
02/2/2026 18:54
Donald Trump: Grammy
Presiden AS Donald Trump.(Dok. The White House )

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kemarahannya terhadap ajang Grammy Awards 2026 tak lama setelah siaran langsung acara tersebut berakhir. 

Melalui platform Truth Social, Trump menyebut Grammy sebagai acara yang “nyaris tidak layak ditonton” dan menyerang pembawa acara Trevor Noah, yang ia sebut sebagai “pecundang total”.

Kecaman itu dipicu oleh lelucon Trevor Noah di atas panggung Grammy yang menyinggung kedekatan Trump dengan mendiang Jeffrey Epstein. Dalam leluconnya, Noah menyiratkan bahwa Trump pernah menjadi tamu di pulau milik Epstein pernyataan yang langsung dibantah keras oleh Trump.

“The Grammy Awards adalah yang TERBURUK, nyaris tidak bisa ditonton! CBS beruntung tidak lagi harus menayangkan sampah seperti ini,” tulis Trump. Ia juga membandingkan Trevor Noah dengan Jimmy Kimmel, menyebut keduanya sebagai pembawa acara dengan rating rendah.

Trump menegaskan bahwa pernyataan Noah adalah keliru dan bersifat mencemarkan nama baik. “Noah mengatakan, secara SALAH, bahwa saya dan Bill Clinton menghabiskan waktu di Epstein Island. SALAH!!! Saya tidak pernah ke sana, bahkan tidak pernah dituduh ke sana, termasuk oleh media berita palsu,” tulisnya.

Lebih lanjut, Trump mengancam akan menempuh jalur hukum. Ia menyebut Trevor Noah sebagai “orang menyedihkan, tanpa bakat, dan bodoh”, serta mengatakan sedang mempertimbangkan mengirim pengacaranya untuk menuntut sang komedian. 

Trump juga menyindir CBS dan sejumlah figur media lain, sambil menyatakan bahwa ia “akan bersenang-senang” jika gugatan tersebut benar-benar dilakukan.

Lelucon Noah itu disampaikan setelah Billie Eilish memenangkan penghargaan Song of the Year lewat lagu Wildflower. Dalam monolognya, Noah mengatakan bahwa Grammy adalah penghargaan yang diinginkan semua musisi “hampir sebesar keinginan Trump untuk memiliki Greenland”. Ia kemudian menambahkan sindiran bahwa sejak Epstein meninggal, Trump “membutuhkan pulau baru untuk dikunjungi bersama Bill Clinton”.

Menariknya, Trump hampir tidak menyinggung kemenangan bersejarah Bad Bunny, yang menjadi musisi pertama dengan album berbahasa Spanyol (Debí Tirar Más Fotos) yang memenangkan Album of the Year di Grammy. 

Kemenangan itu datang hanya sepekan sebelum Bad Bunny tampil sebagai pengisi acara Super Bowl Halftime Show, acara yang sebelumnya juga dikritik Trump.

Dalam wawancara dengan NewsMax pada Oktober lalu, Trump mengaku tidak mengenal Bad Bunny. “Saya tidak pernah mendengar tentang dia. Saya tidak tahu siapa dia, dan saya tidak tahu mengapa mereka memilihnya. Ini konyol,” kata Trump saat itu.

Kontroversi ini kembali menyoroti ketegangan antara Trump dan industri hiburan Amerika, terutama ketika acara besar seperti Grammy digunakan sebagai panggung kritik politik dan satire. Sumber: Variety



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya