Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Di Mana Lokasi Jatuhnya Satelit Thailand THEOS-2A setelah Gagal Diluncurkan?

Haufan Hasyim Salengke
13/1/2026 15:55
Di Mana Lokasi Jatuhnya Satelit Thailand THEOS-2A setelah Gagal Diluncurkan?
Presiden Organisasi Penelitian Antariksa India, V Narayanan, berbicara saat peluncuran THEOS-2A buatan Thailand, di Pusat Antariksa Satish Dhawan di Sriharikota, India, pada Senin.(Gistda/Bangkok Post)

SATELIT pengamat bumi pertama buatan Thailand, THEOS-2A, dilaporkan gagal mencapai orbit setelah roket pengangkut milik India mengalami malfungsi pada Senin (12/1/2026). Satelit tersebut diprediksi akan jatuh kembali ke atmosfer Bumi dan terbakar di atas Samudra Hindia bagian selatan.

Badan Pengembangan Teknologi Geoinformatika dan Luar Angkasa Thailand (Gistda) mengonfirmasi bahwa kegagalan ini disebabkan oleh kendala teknis pada roket Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV) C62 milik Organisasi Riset Ruar Angkasa India (ISRO).

Dalam keterangan resminya pada Selasa (13/1), Gistda menjelaskan bahwa malfungsi terdeteksi pada tahap ketiga peluncuran. Gangguan pada sistem kendali sikap (attitude control) menyebabkan lintasan terbang menyimpang dari jalur yang direncanakan.

"Hal ini mencegah THEOS-2A dan 15 satelit lainnya dilepaskan ke orbit yang dituju," tulis pernyataan resmi Gistda.

Keamanan Debris dan Klaim Asuransi

ISRO memastikan bahwa sisa roket dan satelit akan terbakar habis saat memasuki atmosfer. Titik jatuh diprediksi berada di wilayah terpencil di Samudra Hindia, sehingga tidak menimbulkan risiko bagi penduduk maupun properti di darat.

Meskipun peluncuran ini gagal, Gistda menekankan bahwa proyek THEOS-2A telah menunjukkan kemajuan signifikan Thailand dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi satelit.

Pihak Gistda juga memastikan bahwa proyek ini telah dilindungi oleh asuransi peluncuran. Skema asuransi tersebut mencakup biaya pembangunan ulang satelit hingga peluncuran kembali di masa mendatang.

Sebagai informasi, roket PSLV merupakan salah satu kendaraan peluncur paling andal di dunia. Dari 63 misi yang telah dilakukan, 60 di antaranya berhasil, mencatatkan tingkat keberhasilan sebesar 95,24%. Gistda berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi kepada publik terkait langkah re-fabrikasi satelit ini. (Bangkok Post/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya