Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

3 Tuntutan HMI di Kedubes AS: Kecam Agresi Militer hingga Desak Sidang Darurat PBB

M Ilham Ramadhan Avisena
09/1/2026 16:43
3 Tuntutan HMI di Kedubes AS: Kecam Agresi Militer hingga Desak Sidang Darurat PBB
Nicolas Maduro tengah dibawa pasukan AS.(fox news)

ALIANSI Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta menyampaikan tiga tuntutan utama saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Massa mengecam agresi militer Amerika Serikat ke Venezuela, mendesak pembebasan Presiden Venezuela, serta meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa menggelar sidang darurat demi menjaga perdamaian dunia.

Aksi solidaritas tersebut digelar sebagai respons atas penangkapan Presiden Republik Bolivaria Venezuela oleh Amerika Serikat.

"Kami mengecam keras kebijakan Presiden AS Donald Trump yang dinilai telah melakukan agresi militer terhadap Venezuela. Kami mendesak agar Presiden Venezuela Nicolas Maduro segera dibebaskan serta menuntut pengembalian kedaulatan Venezuela dari apa yang mereka sebut sebagai fitnah dan aksi sepihak Amerika Serikat," kata Sigit, selaku penanggunb jawab lapangan, dalam orasinya.

HMI juga mendorong mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera menggelar sidang darurat serta melakukan konsolidasi kawasan demi menjaga perdamaian dunia. Aksi diikuti puluhan massa yang membawa mobil komando, spanduk, poster, serta bendera HMI. Situasi di sekitar titik kumpul massa di kawasan Sekretariat Golkar DKI Jakarta sempat terpantau kondusif sebelum peserta bergerak menuju Kedubes AS.

Aparat keamanan sempat melarang aksi digelar tepat di depan kedutaan. Setelah dilakukan negosiasi, massa akhirnya diizinkan menyampaikan aspirasi dengan batas waktu sekitar 30 menit. Situasi semakin ramai ketika kelompok lain, Gerakan Bersama Rakyat, melakukan long march dan bergabung dengan Aliansi Kader HMI. Secara bergantian, para peserta menyampaikan orasi yang menyoroti penangkapan pemimpin Venezuela serta peran Amerika Serikat dalam konflik tersebut. (Mir/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya