Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Negara Bagian New South Wales, Chris Minns, mengonfirmasi sedikitnya 12 orang tewas dalam sebuah serangan teror yang ia sebut sebagai aksi terarah terhadap komunitas Yahudi di Sydney, pada Minggu (14/12) sore waktu setempat.
Minns menyatakan bahwa satu pelaku telah tewas, sementara satu pelaku lainnya berhasil diamankan oleh aparat kepolisian setelah insiden yang ia gambarkan sebagai “serangan yang mengerikan dan sangat jahat”.
“Serangan ini dirancang untuk menargetkan komunitas Yahudi di Sydney pada hari pertama perayaan Hanukkah,” ujar Minns, Minggu (14/12) waktu setempat.
“Apa yang seharusnya menjadi malam penuh kedamaian dan sukacita, dirayakan bersama keluarga dan para pendukung, kini hancur,” sambungnya.
Perdana menteri negara bagian itu mengatakan bahwa pikirannya tertuju kepada warga Australia keturunan Yahudi yang terdampak tragedi tersebut.
“Hati kami berdarah untuk komunitas Yahudi Australia malam ini,” katanya.
“Saya hanya bisa membayangkan rasa sakit yang mereka rasakan saat melihat orang-orang tercinta mereka dibunuh ketika sedang merayakan hari raya kuno ini,” tambahnya.
Minns menegaskan bahwa menjadi tanggung jawab seluruh warga Australia untuk berdiri bersama komunitas Yahudi dalam masa sulit ini.
“Merupakan tanggung jawab semua warga Australia untuk merangkul komunitas Yahudi Australia dan membantu mereka melewati periode yang sangat sulit ini,” ujarnya.
Selain itu, Minns juga menyoroti besarnya risiko yang dihadapi kepolisian New South Wales dalam penanganan insiden tersebut, serta memuji “tindakan keberanian dan keteguhan luar biasa” yang ditunjukkan oleh sejumlah individu di tengah masyarakat. (Z-4)
Sumber: DW
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved