Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Islandia Mundur dari Eurovision 2026 karena Partisipasi Israel

Haufan Hasyim Salengke
11/12/2025 10:25
Islandia Mundur dari Eurovision 2026 karena Partisipasi Israel
Grup VÆB yang memenangi Songvakeppnin 2025 mewakili Islandia dengan membawakan lagu ROA selama semi-final pertama Kontes Lagu Eurovision 2025, di Basel, Swiss, 13 Mei 2025.(wiwibloggs)

LEMBAGA penyiaran publik Islandia, RUV, memutuskan negara itu mundur dari Kontes Lagu Eurovision 2026. Keputusan yang diumumkan Rabu (10/12) waktu setempat itu diambil setelah polemik berkepanjangan terkait keputusan Uni Penyiaran Eropa (EBU) tetap mengizinkan Israel berpartisipasi pada ajang tahun depan.

Dalam pernyataan resminya, RUV menegaskan bahwa kondisi saat ini membuat Eurovision tidak lagi mampu memenuhi tujuan awalnya sebagai ruang persatuan.

“Mengingat perdebatan publik dan reaksi terhadap keputusan EBU minggu lalu, jelas bahwa kegembiraan maupun perdamaian tidak akan terwujud terkait partisipasi RUV di Eurovision. Karena itu, kami menyampaikan kepada EBU bahwa Islandia tidak akan berpartisipasi tahun depan,” demikian pernyataan RUV.

RUV menambahkan bahwa Eurovision selalu dipandang sebagai ajang yang mempersatukan masyarakat Islandia. Namun, dinamika politik terkait konflik Israel-Palestina menjadikan tujuan tersebut tidak mungkin tercapai.

Menjelang rapat penentuan keputusan, demonstran pro-Palestina menggelar aksi solidaritas di depan kantor pusat RUV di Reykjavik.

EBU, yang menyelenggarakan Eurovision, pada awal Desember memutuskan Israel tetap dapat tampil meski sejumlah stasiun anggota meminta pemungutan suara khusus mengenai keikutsertaannya. Keputusan itu memicu keberatan dari sejumlah negara.

Selain Islandia, Slovenia, Spanyol, Belanda, dan Irlandia lebih dulu menyatakan tidak akan ikut serta. Negara-negara tersebut menilai partisipasi Israel tidak dapat dipisahkan dari situasi kemanusiaan di Gaza.

Dalam perang dua tahun terakhir, lebih dari 70.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan sebagian besar wilayah Gaza hancur. (Daily Sabah/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik