Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Mantan Staf Kongres AS Diduga Rekayasa Serangan Politik Brutal untuk Menipu Polisi

Thalatie K Yani
21/11/2025 05:53
Mantan Staf Kongres AS Diduga Rekayasa Serangan Politik Brutal untuk Menipu Polisi
Natalie Greene, mantan staf anggota Kongres AS, diduga merekayasa serangan politik dengan menyewa seseorang untuk melukai tubuhnya. (US District Court for the District of New Jersey)

SEORANG mantan staf Kongres Amerika Serikat, Natalie Greene, 26, didakwa merekayasa sebuah serangan politik yang disebut-sebut melibatkan tiga penyerang bersenjata. Menurut jaksa, Greene bahkan membayar seseorang untuk melukai tubuhnya agar skenario serangan tampak nyata.

Kasus ini bermula pada 23 Juli ketika Greene dan seorang rekannya menelepon 911. Mereka mengaku diserang saat berjalan di jalur alam di Egg Harbor Township, New Jersey. Dalam laporan tersebut, Greene menyatakan para pelaku memanggil namanya serta merujuk pekerjaannya dengan seorang pejabat federal.

Indictment menyebutkan ketika polisi tiba, Greene ditemukan dengan tangan dan kaki terikat menggunakan zip tie, kaus terangkat di atas kepala, serta tulisan “Trump whore” di perutnya dan “[federal official] is a racist” di punggungnya. Tubuhnya mengalami banyak luka sayatan di wajah, leher, dada, dan bahu. Ia juga mengatakan penyerang mengancam akan menembaknya.

Greene mengklaim menjadi target karena pernah bekerja untuk Perwakilan Partai Republik dari New Jersey, Jefferson Van Drew. Kantor Van Drew mengonfirmasi Greene pernah bekerja di sana, meski namanya tidak disebutkan dalam dakwaan.

Namun, penyelidikan berbalik arah ketika polisi menemukan sejumlah kejanggalan. Cerita Greene dan rekannya disebut tidak konsisten. Polisi juga menemukan riwayat pencarian internet rekannya yang berbunyi “zip ties near me”, serta zip tie serupa ditemukan di mobil Maserati milik Greene.

Selain itu, polisi menemukan bukti Greene membayar seorang seniman modifikasi tubuh sebesar US$500 pada hari kejadian untuk membuat sayatan di tubuhnya.

Juru bicara kantor Van Drew menyampaikan kepada BBC, “Kami sangat sedih mendengar kabar tersebut. Walaupun Natalie tidak lagi bekerja di kantor pemerintah anggota Kongres, doa kami menyertainya. Kami berharap ia mendapatkan perawatan yang ia butuhkan.”

Greene kini didakwa atas konspirasi memberikan laporan palsu serta memberikan pernyataan palsu kepada aparat penegak hukum. Jika terbukti bersalah, ia menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda gabungan sebesar US$500.000. Greene telah dibebaskan dengan uang jaminan US$200.000.

BBC menyatakan telah menghubungi pengacara Greene untuk mendapatkan komentar lebih lanjut. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya