Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sosok Rama Duwaji, Istri Wali Kota Muslim Pertama New York

Dhika Kusuma Winata
08/11/2025 13:41
Sosok Rama Duwaji, Istri Wali Kota Muslim Pertama New York
Rama Duwaji, istri Wali Kota New York, Amerika Serikat.(Instagram @ramaduwaji)

NAMA Rama Duwaji ikut menjadi perhatian publik setelah suaminya, Zohran Mamdani, terpilih sebagai Wali Kota New York, Amerika Serikat (AS). Mamdani merupakan menjadi muslim pertama yang menjadi wali kota di Big Apple.

 

Selama Mamdani berkampanye, Duwaji tidak seperti kebanyakan pasangan politkus lainnya yang ikut tampil di depan publik. Perempuan berusia 28 tahun ini tidak ikut tampil dalam keriuhan kampanye dan ia juga minim bicara.

 

Meski begitu, bukan berarti Duwaji tidak memiliki kiprah. Perempuan berdarah Suriah ini merupakan animator dan illustrator dengan karya-karya yang telah terbit di The New York Times dan The Washington Post, BBC News, hingga Museum Tate Modern di London, Inggris.

 

Duwaji juga lantang bersuara tentang genosida Israel di Gaza dan perang saudara di Sudan Selatan. Ia juga sering mengangkat tema Timur Tengah dan pengalaman perempuan di dunia Arab.

 

Duwaji yang lahir di Texas, AS, kemudian menghabiskan masa kecil di Dubai serta sempat bersekolah di Qatar. Kedua orang tuanya merupakan warga keturunan Suriah asal Damaskus. Duwaji menyelesaikan pendidikan sarjana di Virginia Commonwealth University sebelum meraih gelar magister dari School of Visual Arts, New York.

 

Dalam pidato kemenangannya Selasa (5/11) malam, Mamdani memuji hangat sang istri, hal yang juga beberapa kali ia lakukan lewat unggahan medsos. “Rama bukan hanya istriku, ia adalah seniman hebat yang pantas dikenal atas karyanya sendiri,” kata Mamdani pada Mei lalu.

 

Melalui situs profesionalnya, Duwaji menulis bahwa karya-karyanya berfokus pada potret, gerak, dan nuansa kebersamaan perempuan. Sebagian besar karyanya berwarna hitam putih, menggambarkan kehidupan masyarakat Arab dan pengalaman perempuan di Timur Tengah.

 

Dituduh Disembunyikan

Ketika sang suami mulai berkampanye, Duwaji memilih untuk menjauh dari sorotan publik. Keputusan itu sempat dimanfaatkan lawan politik Mamdani yang menuduhnya menyembunyikan istrinya demi kepentingan citra. Mamdani menanggapi tudingan itu dengan nada tegas.

 

“Kita semua tahu betapa kejamnya dunia politik, baik itu ancaman kematian atau seruan agar saya dideportasi. Tapi jika itu menyangkut orang yang saya cintai, lain ceritanya. Kritiklah pandangan saya, tapi jangan sentuh keluarga saya,” ujarnya.

 

Meski jarang muncul di depan kamera, CNN melaporkan Duwaji justru menjadi sosok penting di balik layar. Ia ikut merancang identitas visual kampanye sang suami mulai dari palet warna kuning, oranye, dan biru, hingga gaya tipografi yang kini lekat dengan citra Mamdani.

 

Mamdani dan Duwaji berkenalan lewat aplikasi kencan pada 2021 dan kemudian menikah secara Islami pada Desember 2024. Setelah menjalani acara sipil di Balai Kota New York pada Februari 2025, mereka menggelar resepsi di negara kelahiran Mamdani, Uganda, pada Juli lalu. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik