Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara mengumumkan telah melakukan uji coba sistem senjata baru yang menggunakan rudal hipersonik. Uji coba tersebut diklaim sebagai langkah untuk memperkuat kemampuan pertahanan diri terhadap ancaman dari negara-negara musuh.
Peluncuran ini, yang terdeteksi militer Korea Selatan pada Rabu (22/10), menjadi uji coba rudal pertama Korea Utara dalam beberapa bulan terakhir. Uji coba dilakukan hanya satu minggu sebelum sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dijadwalkan menghadiri pertemuan puncak regional di Korea Selatan.
Menurut laporan Korean Central News Agency (KCNA), pejabat tinggi militer Korea Utara, Pak Jong Chon, menyatakan “sistem senjata baru yang canggih ini merupakan bukti nyata peningkatan berkelanjutan kemampuan teknis pertahanan diri Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK).”
KCNA juga menyebut uji coba ini bertujuan meningkatkan “ketahanan dan efektivitas daya tangkal strategis terhadap musuh potensial.”
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan tidak hadir dalam peluncuran tersebut. Namun, media pemerintah menegaskan dua proyektil hipersonik diluncurkan dari wilayah selatan ibu kota Pyongyang dan berhasil mengenai target di timur laut negara itu.
Gambar yang dirilis KCNA menunjukkan momen peluncuran rudal yang melesat di udara sebelum menghantam target dan meledak, menimbulkan kepulan asap hitam tebal.
Rudal hipersonik dikenal memiliki kecepatan lebih dari lima kali kecepatan suara serta kemampuan bermanuver di udara. Sehingga sulit dideteksi maupun dicegat oleh sistem pertahanan udara konvensional.
Uji coba ini menandai langkah terbaru Korea Utara dalam upaya memperkuat kekuatan militernya di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan menjelang pertemuan internasional di wilayah semenanjung Korea. (AFP/Z-2)
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Iran memperingatkan penduduk Tel Aviv agar bersiap menghadapi serangan.
Peluncuran itu adalah yang pertama bagi Korea Utara sejak Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump memenangi pemilu pada November lalu.
Tentara Israel mengumumkan bahwa mereka telah mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman Sabtu (28/12) dini hari sebelum memasuki wilayah udara Israel.
Iran memiliki sejumlah besar rudal balistik dan jelajah dengan jangkauan berbeda. Jumlahnya lebih dari 3.000 rudal balistik. Ini dilaporkan oleh Jenderal Angkatan Udara AS Kenneth McKenzie.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved