Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG protes yang berakhir ricuh di Nepal dinilai menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Menurut pengajar Departemen Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Muhammad Fatahillah, peristiwa itu memperlihatkan rapuhnya fondasi demokrasi sekaligus kesalahan pemerintah dalam merespons aspirasi rakyat.
Ia menjelaskan, Nepal masih tergolong republik muda setelah meninggalkan sistem monarki pada 2008. Namun, proses demokratisasi yang berjalan justru terciderai ketika aksi unjuk rasa damai berubah menjadi kerusuhan, penjarahan, hingga pembakaran.
"Saya kira yang terjadi di Nepal itu, adalah suatu proses yang menjadi bagian dari demokrasi negara itu sendiri. Akan tetapi kemudian, proses itu tercederai ketika demonstrasi atau unjuk rasa yang awalnya bertujuan dengan cara damai kemudian menjadi brutal melakukan penjarahan, perusakan, pembakaran dan aksi-aksi lain," ujarnya saat dihubungi, Minggu (14/9).
Fatahillah menambahkan, kericuhan di Nepal bukan semata dipicu oleh pemblokiran media sosial. Sejak lama, negara itu dibelit masalah korupsi, praktik politik dinasti yang melahirkan fenomena Nepo Kids, kesenjangan sosial, hingga tingginya angka pengangguran. Akibatnya, sekitar 700 ribu warga Nepal setiap tahun terpaksa bekerja di luar negeri.
Puncak kemarahan publik, lanjutnya, muncul ketika pemerintah memblokir 26 platform media sosial. Kebijakan itu justru memantik keterlibatan generasi muda, termasuk para pelajar, dalam gelombang demonstrasi.
"Ruang demokrasi, ruang untuk mengekspresikan diri yang paling tersisa yaitu media sosial justru bukannya dimanfaatkan oleh pemerintah untuk semacam dialog, justru diblokir yang ini akhirnya memantik demo yang tidak terkendali," ucapnya.
Dari kasus Nepal, Fatahillah menilai Indonesia harus mengambil pelajaran. Pemblokiran media sosial, menurutnya, bukan solusi karena justru berpotensi memperburuk situasi. "Kalau ini dilakukan justru yang timbul bukan meredam kekerasan. Tapi justru bisa sebaliknya, semakin menguatkan kekerasan yang terjadi," tuturnya.
Lebih lanjut, Fatahillah mengingatkan bahwa mengandalkan kekuatan aparat semata juga keliru. Pemerintah, kata dia, sebaiknya membuka ruang dialog, menjalankan agenda sesuai aspirasi publik, dan menjaga etika di media sosial.
"Kalau dalam konteks Nepal itu ada istilah Nepo Kids. Saya kira ini ada sejumlah kesamaan dengan yang terjadi di Indonesia," katanya.
Ia menambahkan, pemerintah tidak perlu alergi dengan media sosial. Menurutnya, platform digital justru bisa dimanfaatkan sebagai sarana berdialog dengan masyarakat.
"Jadi tidak lagi eranya media sosial itu sebagai ajang untuk propaganda, tetapi media sosial lebih daripada suatu media penerangan, itu juga adalah media untuk berdialog dengan masyarakat," ujarnya. (P-4)
Otoritas Nepal resmi menghapus sistem deposit sampah di Gunung Everest karena dinilai gagal. Kini, pendaki akan dikenakan biaya pembersihan non-refund.
Tujuh warga Italia hilang di Nepal setelah longsoran salju menerjang kawasan Dolma Khang di pegunungan Himalaya. Tiga pendaki lainnya telah dipastikan tewas.
Longsor salju menerjang kawasan pegunungan Himalaya di Nepal dan menewaskan tiga pendaki, termasuk warga Prancis. Empat lainnya masih hilang.
Banding Nepal itu diajukan setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang dinilai tidak memenuhi syarat untuk memperkuat timnas.
AKSI massa yang digerakkan generasi muda di Nepal berujung pada jatuhnya pemerintahan setelah gelombang protes berlangsung pekan lalu.
Adanya dugaan upaya sistematis Amerika Serikat (AS) untuk membentuk ulang lanskap politik Nepal.
MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengancam akan memblokir media sosial X yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter jika masih izinkan konten pornografi.
Pihak berwenang Sri Lanka memberlakukan jam malam nasional pada akhir pekan untuk mengekang aksi protes atas krisis ekonomi yang memburuk.
Menurut Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, sampai hari ini, Kamis (22/4) pukul 13.00, Kominfo telah memblokir 44 konten Paul Zhang yang memenuhi unsur melanggar undang-undang.
PEMBLOKIRAN aplikasi media sosial TikTok dapat dicabut, jika TikTok mau memoderasi konten di plarform mereka.
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan memblokir situs Tiktokcash, yang menjanjikan uang setelah menonton video di platform TikTok. Ada dugaan penipuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved