Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan Saan Mustopa mengemukakan langkah Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke luar negeri penting untuk mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara besar di dunia.
"Apalagi Pak Prabowo kan baru dilantik ya dan penting untuk berkomunikasi selain kegiatan-kegiatan kenegaraan dan lainnya, membangun hubungan bilateral penting juga," kata Saat Mustopa saat ditemui di Gedung Akademi Bela Negara, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11).
Menurut Saan, Indonesia perlu mempererat hubungan bilateral dengan luar negeri demi memperkuat posisi negara dalam politik dunia. Selain itu, hubungan baik dengan negara lain juga dapat memudahkan Indonesia dalam memperkuat pertahanan dan keamanan negara.
Yang paling terpenting, lanjut Saan, membina hubungan baik dengan negara lain dapat memicu datangnya investor asing ke dalam negeri.
"Apakah investasi maupun bantuan-bantuan untuk Indonesia ke depan, karena memang kita juga membutuhkan bantuan investasi dari luar," katanya.
Presiden Prabowo Subianto memulai kunjungan kenegaraan ke Tiongkok, Amerika Serikat, Peru, Brasil, dan Inggris.
Kepala Negara berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Jumat sekitar pukul 10.25 WIB menggunakan pesawat Kepresidenan RI.
Prabowo dijadwalkan menghadiri undangan kehormatan ke Tiongkok untuk bertemu Presiden Xi Jinping, lalu ke AS bertemu Presiden Joe Biden. Di AS, Prabowo juga membuka kemungkinan bertemu pemenang pilpres Donald Trump.
Setelah kunjungan kenegaraan di AS selesai, Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatan menghadiri dua konferensi tinggal tinggi (KTT), yaitu KTT APEC yang berlangsung di Lima, Peru, dan KTT G20 di Brasil.
Selepas dari Brasil, Presiden kemudian dijadwalkan kembali melakukan lawatan bertemu dengan kepala negara lainnya. Prabowo direncanakan akan bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Ant/H-2)
Setibanya di Gedung VVIP Bandara Soekarno-Hatta, Ratu Máxima disambut oleh Kepala Eksekutif PEPK OJK, Friderika Widyasari Dewi dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertolak menuju Sydney, Australia, usai memimpin rapat terbatas di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa, (11/11).
Ia menyatakan pentingnya keberanian baru bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia dan Brazil, untuk membangun sistem perdagangan global yang lebih mandiri dan adil.
Menurut Presiden Lula, kunjungan kenegaraan kali ini menjadi momentum penting untuk memperbarui kemitraan strategis yang telah terjalin sejak 2008 antara Indonesia-Brazil.
Presiden Prabowo menerima kunjungan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva guna membahas isu-isu global dan bilateral.
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu sore, (22/10), Kedatangan itu menandai dimulainya kunjungan kenegaraan ke Indonesia
Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia ingin menjadi bagian dari upaya mencari jalan keluar damai yang dapat diterima semua pihak.
Ini merupakan pertama kalinya setelah satu dekade Presiden Indonesia kembali hadir langsung di panggung Sidang Majelis Umum PBB.
Usai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-17 BRICS di Rio de Janeiro, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.
Kedatangan Prabowo disambut dengan upacara militer resmi, menandai dimulainya kunjungan kenegaraan ke Rusia atas undangan Presiden Vladimir Putin.
Prabowo juga menyampaikan fokusnya di awal-awal tahun masa menjabat sebagai Kepala Negara bahwa untuk membawa perbaikan ekonomi domestik di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved