Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Iran Ebrahim Raisi diperkirakan menghadiri pertemuan puncak di ibu kota Arab Saudi pada Minggu untuk membahas perang Israel-Hamas. Seorang sumber yang mengetahui persiapan tersebut mengatakan itu kepada AFP pada Senin (7/11).
Itu akan menjadi kunjungan pertama Raisi ke kerajaan Teluk tersebut sejak kedua negara sepakat memulihkan hubungan diplomatik setelah tujuh tahun terputus. Kesepakatan itu ditengahi oleh Tiongkok dan diumumkan pada Maret.
KTT itu diselenggarakan oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), blok beranggotakan 57 negara mayoritas Muslim yang berbasis di kota pesisir Jeddah, Saudi. Rencananya KTT berlangsung satu hari setelah pertemuan darurat para pemimpin Liga Arab mengenai perang, juga di ibu kota Saudi, Riyadh.
"Presiden Raisi akan menghadiri pertemuan puncak OKI di Riyadh," kata sumber yang mengetahui rencana pertemuan tersebut kepada AFP tanpa mau disebutkan namanya karena tidak berwenang menyampaikan rencana tersebut kepada media.
OKI telah berulang kali menentang serangan terhadap warga sipil di Gaza. Israel berusaha melenyapkan Hamas sebagai respons terhadap serangan kelompok militan tersebut pada 7 Oktober.
Raisi dan penguasa de facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, mengadakan panggilan telepon pertama mereka pada 12 Oktober. Keduanya menyuarakan dukungan untuk perjuangan Palestina dan, menurut kantor berita Iran, IRNA, membahas, "Perlunya mengakhiri kejahatan perang melawan Palestina."
Arab Saudi terlibat dalam diskusi yang ditengahi oleh Amerika Serikat mengenai kemungkinan normalisasi. Iran telah lama memberikan dukungan finansial dan militer untuk Hamas.
Para pejabat Saudi sangat khawatir tentang kemungkinan meluasnya perang yang dapat menggagalkan agenda reformasi Visi 2030 dari Pangeran Mohammed bin Salman. Agenda ini bertujuan mengalihkan eksportir minyak mentah terbesar di dunia itu dari bahan bakar fosil. (Z-2)
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (14/1) bahwa ia diberi tahu bahwa pembunuhan para demonstran di Iran telah dihentikan.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
Event ini mencari bakat anak remaja menjadi konten kreator di era digital yang peduli pada peristiwa genosida di Gaza, Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved