Selasa 15 November 2022, 08:45 WIB

Dukungan Asia Tenggara Bikin Ukraina Mantap Teken TAC

Mediaindonesia.com | Internasional
Dukungan Asia Tenggara Bikin Ukraina Mantap Teken TAC

DOK Pribadi.
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba dan Wakil Perdana Menteri Kamboja Prak Sokhonn.

 

DUKUNGAN negara-negara Asia Tenggara sejak awal diinvasi Rusia agar segera terjadi proses perdamaian membuat Ukraina akhirnya mantap meningkatkan hubungan melalui Treaty of Amity and Cooperation (TAC). Kesepakatan tersebut dibuat selama acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-40 dan 41 di Kamboja yang digelar pada 10 hingga 13 November lalu.

Mewakili Ukraina, Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba, dan pihak ASEAN diwakili Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Kamboja, Prak Sokhonn. Menurut Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba, ASEAN ialah salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Ia memiliki peluang besar untuk perdagangan, dan dukungan politik dari negara-negara ASEAN penting untuk melawan agresi Rusia. "Bergabung dengan perjanjian pendirian asosiasi yang kuat ini akan membawa manfaat nyata bagi negara Ukraina dalam aspek kerja sama, bisnis, dan tentu bagi warga negara Ukraina," tegas Kuleba dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11).

Seperti diketahui, para menteri luar negeri negara-negara anggota ASEAN dalam tempo kurang dari sepekan sejak Rusia melakukan agresi langsung menyerukan gencatan senjata di Ukraina. Pernyataan itu disampaikan secara resmi oleh Kantor Perdana Menteri Kamboja pada 3 Maret 2022.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mencatat bahwa Ukraina memulai proses bergabung dengan Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama atau TAC di Asia Tenggara sejak 2017 tetapi prosesnya berjalan lambat. Hal itu mungkin dilakukan hanya setelah Kementerian Luar Negeri Ukraina mengidentifikasi Asia sebagai salah satu bidang prioritas kebijakan luar negeri dan mengadopsi Strategi Asia yang komprehensif pada 2020. "Dalam kerangka Strategi Asia, kami mengaudit proyek yang sudah lama tidak ada kemajuan, mengadakan negosiasi tambahan dengan mitra, dan menyepakati Instrumen Aksesi perjanjian dasar ASEAN," tuturnya.

Kuleba mengucapkan terima kasih kepada Kamboja sebagai memimpin ASEAN saat ini untuk menyelenggarakan upacara penandatanganan dokumen ini pada KTT ASEAN. Langkah ini membawa hubungan Ukraina dengan negara-negara ASEAN berada pada tingkat yang baru secara kualitatif.

Setelah perjanjian mulai berlaku, Ukraina dan ASEAN akan memiliki kerangka peraturan dan hukum untuk mempertahankan kontak politik, ekonomi, budaya dan kemanusiaan secara teratur dan mengembangkan proyek yang saling menguntungkan. Ukraina menjadi negara ke-50 yang menandatangani Traktat Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN. Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara pertama kali ditandatangani oleh anggota ASEAN yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina pada 1976.

Negara mitra di luar ASEAN yang menandatangani TAC antara lain Tiongkok, India, Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Korea Selatan, Australia, Kanada, Selandia Baru, Jerman, Mesir, Peru, dan Uni Eropa. Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia/TAC) adalah pakta kerja sama dan nonagresi antara negara-negara ASEAN dengan mitranya.

Tujuan dari perjanjian ini adalah untuk mempromosikan perdamaian, persahabatan, dan kerja sama di antara orang-orang Asia Tenggara yang akan berkontribusi pada kekuatan, solidaritas, dan hubungan yang lebih erat. Dalam hubungan mereka satu sama lain, para pihak negara anggota harus berpedoman pada prinsip-prinsip dasar antara lain saling menghormati kemerdekaan, kedaulatan, persamaan, keutuhan wilayah, dan identitas nasional semua bangsa. Kemudian, hak setiap negara untuk mempertahankan pendirian nasionalnya yang terbebas dari campur tangan, penyerangan, atau paksaan dari pihak luar; saling tidak mencampuri urusan rumah tangga negara satu sama lain; penyelesaian perbedaan atau perselisihan dengan cara damai; penolakan terhadap ancaman atau penggunaan kekerasan, dan kerja sama yang efektif di antara mereka sendiri. (OL-14)

Baca Juga

RONALDO SCHEMIDT / AFP

Salju Hambat Tentara Ukraina, Zelensky Mengeluh ke NATO

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 30 November 2022, 18:30 WIB
Staf Umum Ukraina mengatakan pada pasukannya telah memukul mundur enam serangan Rusia dalam 24 jam terakhir di wilayah Donbas...
Ist

Ketua BPK Isma Yatun Terpilih Jadi Ketua Panel Pemeriksa Eksternal PBB 

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 14:12 WIB
Ketua BPK RI, Isma Yatun, terpilih sebagai Ketua Panel Auditor Eksternal PBB (Chair of Panel of External Auditors of the United...
AFP/Thomas Coex

Emmanuel Macron Siap Bahas Ukraina dan Perdagangan dengan Biden

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 30 November 2022, 13:44 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba di Washington pada hari Selasa (29/11) untuk kunjungan kenegaraan pertama kepresidenan Joe...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya