Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
USA Today, Kamis (16/6), mengatakan telah menghapus 23 artikel di laman daring mereka setelah menyimpulkan wartawan yang menulisnya memalsukan narasumber yang diakui diwaancarainya.
Harian Amerika Serikat (AS) itu mengatakan setelah menerima permintaan koreksi dari sumber eksternal, mereka melakukan penyelidikan terhadap laporan karya Gabriela Miranda dan menemukan sejumlah orang yang dikutipnya ternyata tidak ada hubungan dengan organisasi yang diberitakannya dan tampaknya dipalsukan.
Kutipan lainnya, lanjut USA Today, tidak bisa dikonfirmasi secara mandiri.
Baca juga: Acara Puncak Anugerah MH Thamrin 2022 Diharapkan lebih Menarik dan Meriah
"Akibatnya, USA Today, menghapus 23 artikel dari laman daring dan platform lain karena tidak memenuhi stadar jurnalisme kami," ungkap surat kabar itu.
Miranda, yang bertugas meliput berita nasional telah mengundurkan diri dari USA Today.
Jurnalisme di AS dan sejumlah negara, dalam beberapa waktu terakhirm terpukul oleh kasus reporter yang mengarang cerita atau kutipan.
Hal itu terjadi pada Claas Relotius, reporter majalah Jerman Der Spiegel, yang pada 2018 ketahuan mengarang detail dan kutipan untuk banyak berita yang dibuatnya.
Jason Blair, wartawan untuk The New York Times, mengundurkan diri pada 2003 setelah surat kabar itu menemukan pemalsuan dan plagiarisme di sejumlah karyanya, termasuk laporan dari perang di Irak.
Sementara itu, Janet Cooke, yang memenangkan penghargaan Pulitzer pada 1981 untuk berita yang ia tulis untuk The Washinton Post, terpaksa mengembalikan penghargaan itu karen berita yang dibuatnya ternyata palsu. (AFP/OL-1)
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
Media memiliki pengaruh sangat besar terhadap keberhasilan agensi PR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved