Selasa 10 Mei 2022, 14:10 WIB

Berlakukan Jam Malam, Sri Lanka Kerahkan Ribuan Pasukan

Nur Aivanni | Internasional
Berlakukan Jam Malam, Sri Lanka Kerahkan Ribuan Pasukan

Ishara S. KODIKARA / AFP
Ilustrasi

 

Sri Lanka mengerahkan ribuan tentara dan polisi pada Selasa untuk memberlakukan jam malam setelah lima orang tewas dalam kekerasan terburuk dalam beberapa pekan aksi protes atas krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pihak berwenang mengatakan jam malam akan dicabut pada Rabu pagi, dengan kantor pemerintah dan swasta, serta toko-toko dan sekolah, diperintahkan untuk tetap tutup pada Selasa.

Hampir 200 orang juga terluka pada Senin ketika Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa mengundurkan diri, tetapi itu tidak banyak membantu meredakan kemarahan publik.

Dia harus diselamatkan dalam operasi menjelang fajar oleh militer pada Selasa setelah ribuan pengunjuk rasa anti-pemerintah menyerbu kediaman resminya di Kolombo semalam, dengan polisi menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan untuk menahan kerumunan tersebut.

"Setelah operasi sebelum fajar, mantan PM dan keluarganya dievakuasi ke tempat yang aman oleh tentara," kata seorang pejabat tinggi keamanan kepada AFP.

Kekuasaan klan Rajapaksa telah diguncang oleh pemadaman dan kekurangan listrik selama berbulan-bulan di Sri Lanka. Itu merupakan krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaannya pada tahun 1948.

Namun, Presiden Gotabaya Rajapaksa tetap menjabat, dengan kekuasaan yang luas dan komando atas pasukan keamanan.

Mahinda Rajapaksa, 76, mengatakan dia mengundurkan diri untuk membuka jalan bagi pemerintah persatuan.

Tetapi tidak jelas apakah pihak oposisi akan bergabung dengan pemerintah persatuan atau tidak. Pasalnya, sebelumnya mereka menolak untuk memerintah dengan anggota keluarga Rajapaksa mana pun.

Di bawah sistem politik Sri Lanka, bahkan dengan pemerintah persatuan yang baru, presiden akan memiliki kekuasaan untuk mengangkat dan memecat menteri serta hakim, dan memiliki kekebalan dari penuntutan. (AFP/OL-12)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Argentina Konfirmasi kasus Cacar Monyet Pertama di Amerika Latin

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 21:33 WIB
Kemenkes menambahkan bahwa sang pasien sehat dan orang-orang yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien tersebut berada di bawah...
DOK DPD RI

Bertemu Presiden CECF, Sultan: Indonesia Akan Jadi Tuan Rumah Konferensi Pemuda Lintas Agama Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 21:24 WIB
Sebagai negara yang plural dan toleran, Indonesia diminta untuk bersedia melangsungkan konferensi Pemuda Lintas Agama...
AFP/Satellite image ©2020 Maxar Technologies.

AS dan Belanda Waswas Supertanker Tua Bawa Sejuta Barel Minyak

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 20:16 WIB
Bulan lalu, PBB meluncurkan rencana menurunkan minyak dari supertanker ke kapal sementara selama empat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya