Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGARA Belanda meminta maaf kepada Indonesia atas kekerasan oleh militer Belanda selama masa perang Kemerdekaan 1945-1949. Permintaan maaf ini langsung dismapiakan oleh Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte.
Rutte Menyebut 1945-1950 adalah lembaran hitam dalam sejarh negaranya. ia juga menyebutnya dnegan babak menyaktikan dalam sejarah. sebelumnya permintaan maaf juga pernah dsiampiakan Belanda pada 2020 melalui Raja Belanda.
Terpisah, Pendiri Komunitas Historia Indonesia (KHI), Asep Kambali mengatakan, selain mengapresiasi Belanda yang meminta maaf kejahatan perang pada periode 1945-1950, dirinya menambahkan, Belanda juga perlu meminta maaf atas penjajahan sejak 1619 silam.
“Dari 1619-1949 Belanda juga perlu meminta maaf pada peridoe yang panjang itu, karena mereka membantai penuh kerajaan-kerajaan yang ada pada saat itu,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (18/2).
Baca juga: PM Belanda Minta Maaf ke Indonesia atas Kekerasan Saat Perang 1945-49
Pasalnya, Asep menuturkan pada zaman tersebut Belanda menjajah negara-negara kecil yang dipimpin raja pada saat itu dan Belanda mulai mencengkramkan penjajahanya pertama kali menduduki Batavia, bukan Indonesia. Indonesia sendiri menjadi sebuah negara pada periode 1945-1949 yang akhirnya diakui dunia.
Ia berharap permohonan maaf ini terus dilakukan setiap tahunnya. menurutnya, sejak dahulu Indoensia tidak pernah dijajah, melainkan kejahatan perang yang dilakukan Belanda kepada Indonesia.
“Kejahatan perang ini masif dilakukan 1945-1949, luka sejarah itu, luka yang lama,tetapi jangan hanya meminta maaf yang 5 tahun tetapi periode yang jauh itu kurang lebih 350 tahun yang lalu. Tentu boleh kepada Indonesia, karena wilayah yang dulu mereka jajah sudah menjadi Indonesia pada hari ini,” jelasnya. (OL-4)
Bonnie Triyana meresmikan pameran revolusi di Jakarta yang menghadirkan narasi baru sejarah kemerdekaan lewat karya seni dan perspektif kemanusiaan.
DI tengah pesatnya transformasi digital saat ini, pergeseran juga terjadi di ruang narasi sejarah. Kondisi tersebut membuat narasi sejarah bertransformasi di ruang digital.
Sutradara Aldo Swastia menyebut tidak ada patokan pasti dalam menentukan batas antara fakta dan fiksi yang harus dikembangkan terutama dalam film bertema sejarah atau kepahlawanan.
Penilaian terhadap Pak Harto harus dilakukan dengan pendekatan akademik yang berimbang,
Di 2020, Sumardiansyah menolak keras kebijakan Kemendikbudristek yang ingin menjadikan sejarah sebagai mata pelajaran pilihan di SMA dan menghapuskannya di SMK.
Koleksi bersejarah ini terdiri dari sekitar 28.000 artefak fosil yang ditemukan Eugène Dubois di Trinil pada 1891–1892.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved