Kamis 13 Januari 2022, 16:14 WIB

Dua Rumah Sakit di Tiongkok Ditutup Karena Tolak Pasien

 Nur Aivanni | Internasional
Dua Rumah Sakit di Tiongkok Ditutup Karena Tolak Pasien

FOTO/VCG/Visual China Group/Getty Images
Rumah Sakit Gaoxin di Kota Xi'an, Tiongkok, yang ditutup pemerintah setempat karena menolak pasien.

 

DUA rumah sakit di Kota Xi'an yang terkunci, termasuk satu rumah sakit yang menolak merawat seorang perempuan yang sedang hamil delapan bulan yang kemudian keguguran, telah ditutup sementara mereka memperbaiki kesalahan.

Kota bersejarah itu, salah satu dari beberapa di Tiongkok yang mengalami wabah virus korona, telah menjalani kurungan rumah yang ketat selama tiga minggu sejalan dengan strategi "nol-Covid" Beijing.

Pejabat tinggi kesehatan terpaksa meminta maaf pekan lalu setelah unggahan media sosial yang menyedihkan - termasuk foto dan video perempuan yang duduk di bangku plastik di luar Rumah Sakit Gaoxin dalam keadaan berdarah. Itu memicu kemarahan atas pemberlakuan aturan yang keras di kota besar itu.

Dia ditolak untuk mendapatkan perawatan karena hasil tes covid-19 miliknya telah berakhir.

Dalam insiden terpisah di rumah sakit kedua, seorang warga Xi'an mengatakan ayahnya meninggal pekan lalu setelah dia tidak bisa mendapatkan perawatan medis untuk penyakit jantung karena aturan terkait pandemi.

Kedua rumah sakit telah diberi peringatan dan dibuat untuk menangguhkan operasi selama tiga bulan untuk perbaikan, dan hanya akan diizinkan untuk dibuka kembali setelah mendapat persetujuan.

Komisi kesehatan kota itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (13/1) bahwa kedua rumah sakit itu telah gagal melakukan tugas mereka untuk menyelamatkan nyawa dan menyelamatkan yang terluka.

"Hal itu menyebabkan keterlambatan dalam penyelamatan, diagnosis dan perawatan pasien yang sakit kritis, menimbulkan perhatian publik yang luas dan memiliki dampak sosial yang buruk," tambah otoritas kesehatan.

Rumah Sakit Gaoxin telah diberitahu untuk menangguhkan manajer umum dan memberhentikan beberapa anggota staf, dan rumah sakit kedua untuk memecat ketuanya, menskors wakil kepala dan mencopot kepala perawat departemen rawat jalan.

Kasus mulai melambat di Xi'an dalam beberapa hari terakhir, dengan hanya enam yang dilaporkan pada Kamis (13/1). Sejak 9 Desember, ada lebih dari 2.000 infeksi domestik di kota itu. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

Ist/WEF

Kerusakan Iklim dan Krisis Sosial Perlu Diantisipasi Bersama

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 20:12 WIB
Adapun kekhawatiran jangka pendek global teratas mencakup perpecahan sosial, krisis penghidupan, hingga perburukan kesehatan...
Alexander NEMENOV / AFP

Rusia Catat Rekor Kasus Harian Covid-19 di Tengah Lonjakan Omikron

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 19:00 WIB
Rusia melaporkan rekor jumlah infeksi baru virus korona selama 24 jam sebelumnya menurut penghitungan...
Ist/globalhealth

WHO Ingatkan Penggunaan Masker Kain Tidak Mampu Cegah Omikron

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 21 Januari 2022, 16:41 WIB
Direktur WHO untuk Kesehatan Global Lawrence Gostin mengatakan untuk melindungi dari varian delta pun masker kain hanya memiliki...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya