Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
HILLARY Clinton, Selasa (17/5) waktu setempat, mengklaim kemenangan dalam pemilihan pendahuluan (primary) di Negara Bagian Kentucky.
Kemenangan itu menambah pundi-pundi jumlah delegasi Clinton, yang saat ini masih unggul jauh di atas pesaing utamanya, Senator Bernie Sanders.
Klaim itu datang sesaat setelah Sekretaris Negara Bagian Kentucky Alison Lundergan Grimes mengumumkan hasil tidak resmi bahwa Clinton sebagai pemenang kontes di daerah itu.
Dengan 99,8% suara yang telah dihitung, istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu meraup 46,8% suara, sedangkan Sanders meraih 46,3%.
"Kita baru saja memenangi Kentucky! Terima kasih kepada semua orang yang telah menyalurkan hak pilih," ungkap Clinton lewat sebuah cicitan di akun Twitter pribadinya.
Kejayaan Clinton di Kentucky secara psikologis masih dipengaruhi bayang-bayang Sanders.
Di sisi lain, senator asal Vermont itu sukses menjungkalkan Clinton dalam primary di Oregon, dengan komposisi kemenangan 53% berbanding 47% suara.
"Kita baru saja memenangi Oregon dan kita akan memenangi California," kata Sanders di hadapan ribuan pendukungnya di Carson, California.
Dia meramalkan kemenangan di negara bagian terbesar di AS itu pada primary 7 Juni nanti.
Sanders, yang mengaku sebagai seorang sosialis demokrat, menyatakan tidak akan pernah undur diri dari bursa persaingan dengan Clinton. Ia bahkan mengumandangkan akan bertarung hingga pemungutan suara terakhir digelar.
Hasil di Kentucky dan Oregon sebenarnya tidak akan signifikan mengubah dinamika pertarungan di Partai Demokrat dan Clinton semakin dekat meraih tiket nominasi pada 7 Juni dalam primary di New Jersey.
Clinton sejauh ini telah mengumpulkan 1.767 delegasi atau 279 lebih banyak di atas Sanders.
Selain itu ketika delegasi super disertakan, Clinton memimpin dengan 2.291 berbanding 1.528 untuk Sanders.
Artinya, Clinton hanya butuh 92 delegasi lagi dari 2.383 yang dipersyaratkan untuk memenangi nominasi Demokrat.
Melawan Trump
Kemenangan di Kentucky menambah daya gedor Clinton dalam peta persaingan kursi Gedung Putih, yang dianggap sebagian kalangan masih lemah untuk bertarung dengan Donald Trump, kandidat dari Partai Republik yang sudah hampir pasti meraih tiket nominasi partai.
Trump, kini satu-satunya kandidat Republik yang tersisa setelah semua lawannya undur diri, meraih kemenangan di Oregon, Selasa (17/5).
Ia hanya butuh sekitar 70 delegasi lagi untuk mengamankan 1.237 delegasi yang diperlukan untuk resmi meraih tiket nominasi.
Seperti biasa, Trump kembali membuat kontroversi atau gebrakan.
Taipan realestat asal New York itu menyatakan keinginannya untuk bertemu Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara, negara seteru abadi AS, jika terpilih menjadi presiden.
Trump mengatakan akan mendiskusikan program nuklir Pyongyang.
"Saya akan berbicara dengan dia (Kim). Saya tidak memiliki masalah untuk berdiskusi dengannya," kata Trump. (AFP/AP/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved