Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Hollande Dukung Proyek Nuklir Prancis di Inggris

Ihs
18/5/2016 02:30
Hollande Dukung Proyek Nuklir Prancis di Inggris
(AFP / JUSTIN TALLIS)

PRESIDEN Prancis Francois Hollande menyatakan kembali dukungannya terhadap proyek nuklir kontroversial raksasa energi Prancis, Electricite de France (EDF), di Hinkey Point, Inggris.

"Saya mendukung supaya proyek ini terus berjalan," kata Hollande kepada radio Europe 1, kemarin. Hollande melihat proyek itu sangat penting untuk terus menjaga kinerja tinggi dan keamanan industri nuklir Prancis. Dia juga menegaskan tidak membiarkan pihak lain mengambil alih bidang dan ekspor yang telah dilakoni Prancis sampai saat ini.

Keputusan akhir mengenani rencana membangun dua reaktor nuklir generasi baru di Hinkley Point, sebelah barat daya Inggris, semestinya dibuat pada bulan ini. Namun, keputusan itu harus ditunda setelah para pemegang saham di EDF mengajukan review terkait dengan biaya yang harus dikeluarkan.

Proyek yang merupakan kerja sama antara EDF dan perusahaan nuklir Tiongkok China General Nuclear Power Corporation (CGN) itu bernilai US$26 juta. Jika terwujud, itu akan menjadi proyek pembangunan reaktor nuklir termahal di dunia.

Pemegang saham di EDF yang 85% dimiliki negara khawatir proyek tersebut bisa membuat bangkrut perusahaan yang sudah dibebani utang 37 triliun euro.

Bulan lalu, pihak manajemen setuju untuk berkonsultasi dengan komite internal yang membawa para ahli dari luar untuk me-review implikasi proyek itu pada kondisi keuangan perusahaan. Review itu akan selesai dalam beberapa pekan mendatang.

Di lingkungan pemerintah Prancis telah terjadi banyak perbedaan pendapat terkait dengan proyek itu. Hollande berjanji akan membantu keuangan EDF dan perusahaan energi saingan mereka, Areva, karena keduanya ialah masa depan Prancis.

"Industri nuklir Prancis memiliki 200 ribu karyawan. Industri itu menunjukkan kemandirian energi kita," ujarnya kepada Europe 1. (AFP/Ihs/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya