Minggu 05 Desember 2021, 21:00 WIB

Diprotes Tiongkok, Pengamat Sebut Pengeboran Migas di Natuna Tetap Dilanjutkan

Nur Aivanni  | Internasional
Diprotes Tiongkok, Pengamat Sebut Pengeboran Migas di Natuna Tetap Dilanjutkan

DOK BAKAMLA
Ilustrasi - Natuna, Kepulauan Riau.

 

PENGAMAT hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran Bandung Teuku Rezasyah menyampaikan bahwa jika surat protes dari Tiongkok kepada Indonesia terkait pengeboran minyak dan gas di Natuna memang ada, maka pemerintah bisa menanggapinya dengan sejumlah langkah.

"Menjawab dengan kerangka Hukum Internasional. Di mana seluruh negara yang telah meratifikasi UNCLOS ini, termasuk RI dan RRT, untuk taat dan menjunjung tinggi seluruh pasal dalam UNCLOS ini, dan tidak mencampur-adukkannya dengan alasan kesejarahan yang tidak ada bukti sejarahnya," katanya kepada Media Indonesia, Minggu (5/12).

Baca juga: AS Hingga UE Kecam Taliban Atas Pembunuhan Mantan Pasukan di Afghanistan

Pada saat yang sama, lanjutnya, pemerintah tetap melanjutkan kegiatan di Pulau Natuna dan Laut Natuna Utara, serta secara khusus memberikan jaminan pada semua pihak yang terlibat dalam pengeboran tersebut, di mana RI akan memperlakukan seluruh rangkaian kegiatan sebagai kegiatan yang dilindungi hukum nasional RI dan hukum internasional.

Selanjutnya, kata Rezasyah, pemerintah membangun opini di dalam dan luar negeri, perihal kewajiban semua negara di dunia, untuk tidak menafsirkan hukum internasional secara sepihak.

"Secara khusus, pemerintah RI mempercepat pencapaian seluruh program Global Maritime Fulcrum yang telah digagas Presiden Joko Widodo," tambahnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia melanjutkan kerja sama strategis yang telah ditandatangani dengan beberapa negara utama di dunia, dalam kerangka pertahanan diri, dan bukannya dalam kerangka melawan pihak manapun.

"Dalam kerangka pertahanan keamanan nasional, pemerintah RI agar menjalankan seluruh isi dokumen Buku Putih Pertahanan RI terkini, termasuk kesiapan mendanai seluruh pembiayaannya," tandasnya. (OL-6)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Bertemu PM Singapura di Bintan, Presiden akan Bahasa Sejumlah Isu Strategis 

👤Andhka Prasetyo 🕔Senin 24 Januari 2022, 21:44 WIB
"Presiden Jokowi dan PM Lee Hsien Loong juga menyaksikan penandatanganan dan pertukaran sejumlah nota...
AFP/Jaafar Ashtiyeh.

Mungkin Bebas Tentara Israel yang Tahan Orang Tua Palestina hingga Meninggal

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 21:27 WIB
Namun Abdulrahman dan tahanan lain, Abdulaziz Hamouda, mengatakan Assad terbaring di tanah ketika tim Israel pergi. Mereka pergi ke sisinya...
AFP/Atta Kenare.

Iran Mungkin Sepakati Pertukaran Tahanan AS-Iran dan Perjanjian Nuklir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 20:42 WIB
Mengenai situasi terakhir pembicaraan nuklir di Wina, Khatibzadeh mengatakan pihaknya melihat kemajuan dalam negosiasi ke arah yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya