Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

PM Turnbull Digoyang Isu Panama Papers

Ths
13/5/2016 06:10
PM Turnbull Digoyang Isu Panama Papers
(AFP / MARK GRAHAM)

NAMA-NAMA yang tercantum dalam Panama Papers lebih banyak berasal dari negara yang tidak disukai Barat.

Namun ternyata, nama Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull juga tertera dalam Dokumen Panama tersebut.

Malcolm Turnbull tercatat sebagai direktur utama sebuah perusahaan di Kepulauan Virgin, Britania Raya.

Perusahaan tersebut ialah Star Technology Systems Limited yang tercatat pada 1990-an.

Nama Turnbull itu diungkap Australian Financial Review dari 200 ribu dokumen perusahaan cangkang yang mendapat tax haven (surga pajak).

Selain Turnbull, terdaftar nama mantan Menteri Utama Negara Bagian New South Wales (NSW), Australia, Neville Wran.

Turnbull dan Wran telah mengundurkan diri dari Star Technology pada September 1995 dan perusahaan itu dinyatakan bangkrut pada 1998.

Saat menanggapi pertanyaan wartawan, Turnbull menolak disebut telah melanggar hukum atas kasus tersebut.

Ia menilai dirinya tidak melakukan tindak-an yang tidak patut yang perlu dipersoalkan.

"Tidak ada yang baru di sana. Perusahaan yang bersangkutan ialah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki dari perusahaan publik yang terdaftar di Australia," tegas Turnbull kepada wartawan saat berkampanye di Melbourne untuk menghadapi pemilu nasional pada 2 Juli mendatang.

Menurut Turnbull, perusahaan tersebut telah terdaftar di Bursa Efek Australia.

Ia menegaskan namanya dan Wran tercantum karena pernah menjadi direksi selama sekitar dua tahun.

Ketika ditanya apakah perusahaan membayar pajak di Australia, Turnbull menjawab itu dilakukan sejauh perusahaannya menguntungkan.

"Perusahaan yang ada Neville Wran dan saya menjadi direkturnya merupakan perusahaan Australia yang terdaftar," jelasnya.

"Sekiranya menghasilkan keuntungan, tetapi sayangnya tidak demikian (untung), tentunya akan membayar pajak di Australia," tutur Turnbull. (AFP/Ths/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya