Senin 01 November 2021, 14:50 WIB

Presiden Xi Jinping akan Sampaikan Pidato Secara Tertulis di KTT COP26

Nur AivanniĀ  | Internasional
Presiden Xi Jinping akan Sampaikan Pidato Secara Tertulis di KTT COP26

AFP
Presiden Tiongkok Xi Jinping memberi ucapan selamat kepada Joe Biden memenangi pemilihan presiden AS 3 November lalu.

 

PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping akan berpidato di konferensi iklim COP26 di Glasgow pada Senin (1/11) dalam bentuk pernyataan tertulis, menurut jadwal resmi.

Pernyataan Xi akan diunggah ke situs web konferensi resmi pada Senin menyusul pidato para pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Baca juga: AS Kirimkan 1,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Taiwan

Menurut daftar pembicara yang dirilis oleh Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim, Xi adalah satu-satunya pemimpin yang menyampaikan "Bagian Pertama Segmen Tingkat Tinggi untuk Kepala Negara dan Pemerintahan" dalam sebuah pernyataan tertulis.

Pada Minggu, saat berpidato di KTT G20 di Roma melalui tautan video dari Beijing, Xi meminta masyarakat internasional untuk mengambil tindakan nyata untuk mengatasi perubahan iklim dan masalah energi.

Disampaikan Xi, perubahan iklim dan masalah energi adalah tantangan global yang penting saat ini, yang menyangkut kepentingan bersama komunitas internasional dan masa depan Bumi.

Kesediaan dan dorongan masyarakat internasional untuk bekerja sama menghadapi tantangan, katanya, terus meningkat dan kuncinya adalah mengambil tindakan nyata.

Dia meminta dunia untuk mengadopsi kebijakan yang komprehensif dan seimbang, dan menyeimbangkan perlindungan lingkungan dan pembangunan ekonomi, serta mengatasi perubahan iklim dan melindungi mata pencaharian masyarakat. Negara-negara ekonomi utama, tambahnya, harus memperkuat kerja sama di bidang tersebut.

Presiden Tiongkok juga meminta negara-negara maju untuk meningkatkan dukungan mereka kepada negara-negara berkembang, dengan mengatakan bahwa anggota G20 harus memimpin dalam promosi dan penerapan teknologi maju. Negara-negara maju, lanjutnya, harus memenuhi komitmen mereka kepada negara-negara berkembang dalam menyediakan dana untuk membantu mereka mengatasi perubahan iklim. (Straits Times/OL-6)

Baca Juga

AFP

Indonesia Nilai Referendum Ilegal Rusia Persulit Penyelesaian Konflik di Ukraina

👤Ant 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 23:47 WIB
Referendum tersebut telah menjadi dasar pencaplokan ilegal empat wilayah Ukraina, yaitu Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan...
AFP/Ricardo ARDUENGO

Korban Tewas Badai Ian 54 Orang dan Bawa Kapal ke Parkir Mobil

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 19:02 WIB
Jembatan ke Pulau Pine, pulau penghalang terbesar di lepas Pantai Teluk Florida hancur oleh badai sehingga hanya dapat diakses dengan...
AFP

Inggris Sampaikan Belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:06 WIB
Tingginya angka kematian dalam tragedi ini, disebut-sebut sebagai yang terburuk dalam sejarah sepak bola Indonesia, menyita perhatian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya