Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kebakaran tidak Terkendali

Hym
07/5/2016 02:00
Kebakaran tidak Terkendali
(AP/JASON FRANSON/THE CANADIAN PRESS)

Otoritas berwenang Provinsi Alberta, Kanada, Kamis (5/5) waktu setempat, menetapkan keadaan darurat dan mulai mengevakuasi puluhan ribu orang dari Kota Ft McMurray setelah meluasnya amukan api akibat kebakaran hutan.

Menteri Utama Alberta Rachel Notley mengatakan sekitar 4.000 orang yang melarikan diri ke utara kota telah diterbangkan ke Edmonton dan Calgary. Ia berharap bisa mengungsikan sekitar 8.000 orang lagi pada Jumat (6/5).

“Kami bekerja sama dengan industri untuk melakukan evakuasi udara sebanyak mungkin. Kami berjuang sekuat tenaga supaya kami bisa ke sana dan memindahkan orang-orang ke selatan secepatnya,” jelas Notley.

Evakuasi lewat udara harus dilakukan setelah sekitar 25 ribu warga yang mengungsi ke utara kota minyak itu berisiko terjebak jika angin berubah arah dan justru mengirim asap ke arah mereka.

Kebakaran mulai melahap hutan-hutan di kota industri minyak utama Kanada itu sejak Selasa (3/5). Sedikitnya 85 ribu hektare hutan termasuk 12 ribu hektare di sekitar Fort McMurray telah hangus dilahap api. Fort McMurray kini menjadi pusat amukan api. Sedikitnya 2.000 rumah di kota berpenduduk sekitar 100 jiwa itu telah hancur. Sekitar 80 ribu orang telah meninggalkan kota itu.

Pemerintah Provinsi Alberta telah mengerahkan lebih dari 1.100 petugas pemadam kebakaran, 145 helikopter, 138 buah alat berat, dan 22 tanker udara untuk berjuang memadamkan api di 49 titik terpisah di seluruh provinsi itu. Sebanyak tujuh kebakaran sama sekali tidak bisa dikendalikan.

Chad Morrison, Manajer Badan Penanggulangan Kebakaran Hutan Alberta, mengatakan guyuran hujan amat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini. “Biar saya perjelas, tanker udara tidak akan menghentikan api ini,” katanya. “Api akan terus menyerang selama kondisi kering sampai kita benar-benar mengalami beberapa kali hujan yang signifikan,” tegasnya.

Jangkauan api terus meluas, tetapi bergerak menjauh dari Fort McMurray dan dengan laju kobaran melambat. Namun, kondisi tersebut bisa memburuk karena awan hujan diperkirakan tidak muncul di sekitar Fort McMurray sampai Sabtu (7/5), dengan potensi guyuran hujan hanya 40%, seperti prakiraan Badan Lingkungan Kanada.

Fort McMurray dikelilingi hutan belantara dan kota utama pasir minyak Kanada. Meskipun wilayahnya luas dan penting bagi perekonomian Kanada, pada dasarnya kota itu hanya memiliki dua jalan keluar dengan mobil. Wilayah itu memiliki cadangan minyak melimpah, ketiga terbesar di dunia setelah Arab Saudi dan Venezuela. (AFP/AP/Hym/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya