Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
SINGAPURA dan Australia sepakat untuk meningkatkan kerja sama pertahanan.
Kerja sama itu termasuk meningkatkan infrastruktur pertahanan dan jumlah personel militer Singapura yang dikirim untuk berlatih di 'Negeri Kanguru'.
Lewat kerja sama itu, Australia akan menerima suntikan dana A$2,25 miliar atau setara dengan Rp22,3 triliun untuk membiayai pengembangan berbagai fasilitas militer di dua kota, yakni Townsville dan Rockhampton, Negara Bagian Queensland.
Semua dana itu berasal dari Singapura, yang memang sangat kekurangan lahan untuk lokasi latihan militer.
"Kami akan bersama-sama mengembangkan fasilitas pelatihan militer di Queensland Utara yang seluruhnya akan didanai Singapura," ujar PM Australia Malcolm Turnbull.
Saat ini, sekitar 6.600 tentara Singapura berlatih setiap tahun di Australia Utara.
Dengan kesepakatan itu, jumlah personel yang dikirim berlatih akan meningkat menjadi 14 ribu personel.
Mereka akan mendapat pelatihan militer selama 18 pekan dari sebelumnya enam pekan, ungkap utusan perdagangan Australia, Andrew Rob.
PM Singapura Lee Hsien Loong mengatakan Comprehensive Strategic Partnership (CSP) yang ditandatangani dengan Canberra tahun lalu merupakan paket ambisius yang mencakup berbagai aspek kerja sama bagi kedua negara. (AFP/Ant/I-2)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved