Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Israel Tangkap Jurnalis Palestina

Dio
04/5/2016 07:50
Israel Tangkap Jurnalis Palestina
(AP/Nasser Shiyoukhi)

TENTARA Israel telah memenjarakan seorang wartawan Palestina selama empat bulan tanpa pengadil-an. Jurnalis bernama Omar Nazzal itu dituding melanggar hukum karena terkait dengan Front Popular untuk Organisasi Kemerdekaan Palestina yang merupakan faksi kecil PLO.

Pengacara Nazzal, Mahmoud Hassan, mengatakan kliennya yang merupakan ketua persatuan wartawan Palestina telah lama menjadi target terkait dengan aktivitas politiknya. Menurut dia, proses penahanan kliennya tak disertai bukti.

Nazzal, 53, telah ditahan sejak bulan lalu ketika dia menyeberangi Tepi Barat menuju Yordania untuk menghadiri pertemuan dengan Federasi Wartawan Eropa. Nazzal pernah bekerja selama lima bulan di Palestine Today, sebuah stasiun televisi yang berafiliasi dengan kelompok jihad militan.

"Penangkapannya bersifat politis,'' kata Hassan yang yakin kliennya tak terlibat kekerasan. Mengutip data dari Layanan Penjara Israel, lembaga pemerhati hak asasi manusia B'Tselem menyatakan, hingga akhir Februari lalu pihak Isreal telah menangkap sebanyak 627 warga Palestina.

Para pengkritik mengatakan pemerintah Israel terlampau keras dalam menangani pelaku kekerasan yang berasal dari Palestina. Jumlah tahanan itu bahkan dua kali lipat lebih besar sejak konflik kedua negara itu kembali memanas pada September 2015 lalu.

Warga Palestina kerap menyerang warga Israel, termasuk dengan bom mobil yang menewaskan 28 warga Israel dan dua warga Amerika Serikat beberapa bulan lalu. Begitu pun sebaliknya, tentara Isreal telah membunuh sekitar 200 warga Pa-lestina. Para pengkritik mengatakan Israel terlalu berlebihan menerapkan pendekatan keamanan.

Sebagai contoh, insiden yang terjadi akhir pekan lalu ketika tentara Israel menembak mati seorang perempuan Palestina berusia 24 tahun bernama Maram Taha dan adiknya yang berusia 16 tahun, Ibrahim. Pihak Israel menuduh perempuan itu melemparkan pisau ke arah polisi. Anehnya, tak ada bukti yang menunjukkan hal itu. Pisau baru ditemukan di dekat tubuh kakak beradik itu beberapa saat setelah penembakan. (AFP/dio/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya