Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ratusan Orang Memprotes Pemecatan Editor

Hde
03/5/2016 06:50
Ratusan Orang Memprotes Pemecatan Editor
(AFP/ISAAC LAWRENCE)

RATUSAN orang berdemonstrasi di luar kantor pusat surat kabar Ming Pao untuk memprotes pemecatan seorang editor terkemuka, baru-baru ini.

Keung Kwok-yuen dipecat setelah memublikasikan kasus Panama Papers satu halaman penuh di halaman depan surat kabar itu.

Sekitar 300 demonstran itu berasal dari beragam profesi, seperti wartawan, aktivis, dan anggota masyarakat.

Mereka menilai pemecatan itu merupakan bukti jelas buruknya kebebasan pers dan pengetatan oleh pemerintah Beijing di kota semiotonomi itu.

Dua tahun lalu, pemimpin redaksi surat kabar investigasi itu tewas ditusuk orang tak dikenal.

Keung dipecat pada tengah malam, bulan lalu.

Pemecatannya berbarengan dengan pemublikasian nama para pengusaha terkemuka dan politisi Hong Kong yang menyimpan uang di Panama.

"Publik sangat prihatin dengan kebebasan pers di Hong Kong. Kami telah melakukan pekerjaan dengan baik, meliput berbagai berita termasuk soal-soal politik yang sensitif seperti hak asasi di Tiongkok," ujar Ketua Asosiasi Staf Surat Kabar, Phyllis Tsang.

"Kami menuntut penjelasan (dari manajemen) tentang alasan sesungguhnya pemecatan Keung. Apakah ada hubungannya dengan laporan ini," tegasnya.

Dalam melakukan aksi, demonstran duduk di luar kantor Ming Pao. Para wartawan mengatakan pemecatan Keung itu dilakukan pemimpin redaksi asal Malaysia, Chong Tien Siong, yang pro-Beijing. (AFP/Hde/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya