Sabtu 21 Agustus 2021, 17:24 WIB

Ismail Sabri Resmi Dilantik Sebagai PM Malaysia

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Ismail Sabri Resmi Dilantik Sebagai PM Malaysia

AFP/Handout Kerajaan Malaysia
Pelantikan Ismail Sabri sebagai Perdana Menteri Malaysia

 

WAKIL presiden UMNO Ismail Sabri Yaakob dilantik sebagai perdana menteri kesembilan Malaysia pada Sabtu (21/8). Dilantiknya Ismail menandai kembalinya partainya ke kekuasaan hanya tiga tahun setelah kehilangan kekuasaan federal untuk pertama kalinya sejak kemerdekaan negara itu.

Datuk Seri Ismail adalah perdana menteri ketiga negara itu sejak pemilihan bersejarah 2018, ketika koalisi Barisan Nasional yang dipimpin Umno tersingkir dari kekuasaan untuk pertama kalinya dalam 61 tahun.

Namun, ketidakpastian politik yang berkepanjangan menyusul runtuhnya pemerintahan Pakatan Harapan awal tahun lalu akhirnya membuat UMNO kembali menduduki jabatan PM.

Raja Malaysia Sultan Abdullah Ahmad Shah memimpin pengambilan sumpah Ismail pada Sabtu pukul 14.30, lima hari setelah pendahulunya, Tan Sri Muhyiddin Yassin mengundurkan diri sebagai perdana menteri menyusul hilangnya mayoritas parlemen.

Ismail, mirip dengan Muhyiddin, akan memimpin koalisi Perikatan Nasional (PN) dengan mayoritas tipis sampai Malaysia pulih dari krisis covid-19 saat ini dan pemilihan umum dapat diadakan. Dia mendapat dukungan 114 dari 220 anggota parlemen yang duduk di Parlemen, keunggulan sembilan kursi atas oposisi, yang menguasai 105 kursi.
Anggota senior UMNO lainnya, Tengku Razaleigh Hamzah, abstain mendukung Ismail.

Majelis Rendah Malaysia memiliki 222 kursi, tetapi dua kursi tetap kosong setelah kematian petahana, dengan pemilihan sela sejauh ini tidak dilakukan karena jumlah kasus covid-19 yang terus tinggi.

Baca juga : Anwar Ibrahim Ajak Pendukungnya Terima Pelantikan PM Ismail Sabri

Tugas langsung Ismail akan difokuskan pada pemulihan Malaysia dari covid-19 dan krisis ekonomi saat ini. Sebagian besar bisnis negara itu telah ditutup sejak Mei untuk membendung wabah infeksi yang semakin memburuk meskipun berbulan-bulan dikunci.

Namun Malaysia memiliki salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, dan Muhyiddin sebelumnya mengatakan bahwa negara itu mengharapkan untuk membuka kembali sebagian besar ekonominya pada Oktober tahun ini.

Memimpin koalisi yang longgar, Ismail juga harus memilih susunan kabinet yang akan membuat setidaknya tujuh partai senang, dengan kontributor terbesar adalah koalisi PN pendahulunya Muhyiddin yang memiliki 54 kursi.

Ismail, 61, adalah anggota parlemen untuk daerah Bera di Pahang. Dia berada di masa jabatan keempat sebagai anggota parlemen, dan telah menjabat sebagai menteri kabinet selama 10 tahun antara 2008 dan 2018 selama pemerintahan Umno.

Dia menjadi wakil presiden UMNO menyusul kekalahan mengejutkan partai tersebut pada pemilu 2018, dan juga menjadi pemimpin oposisi di tahun yang sama. Namun, dia diangkat menjadi menteri senior keamanan dengan portofolio kementerian pertahanan di bawah administrasi PN Muhyiddin setelah PH runtuh awal tahun lalu.

Bulan lalu, dia dipromosikan ke jabatan wakil perdana menteri oleh Muhyiddin, sebelum naik ke posisi teratas negara itu minggu ini.

Ismail memenangkan perlombaan di depan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, yang sebelumnya pada hari Sabtu mendesak para pendukungnya untuk mengalihkan fokus mereka pada pemilihan umum ke-15 Malaysia yang harus diadakan pada tahun 2023. (Straitstimes/OL-7)

Baca Juga

AFP/Mandel Ngan

Biden Kawal Finlandia dan Swedia Gabung NATO

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 20 Mei 2022, 14:28 WIB
Biden tidak menanggapi penolakan Tukri, namun lebih mengungkapkan optimisme kedua negara dapat dengan mudah menjadi bagian...
AFP/Ronaldo Schemidt.

Bantah Media, Israel Sebut Penyelidikan Pembunuhan Jurnalis sedang Berlangsung

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 14:03 WIB
Menurut pengacara, Khaldoun Najm, Israel juga mengeklaim memiliki arsip rahasia tentang keanggotaan (Khudeir) dari organisasi...
Ist

Kanada Konfirmasi Dua Kasus Pertama Cacar Monyet

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 12:56 WIB
Otoritas di Provinsi Quebec mengatakan mereka tengah menginvestigasi 17 kasus yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya